RSUD Klarifikasi dan Edukasi Korban Gas Melon

RSUD Klarifikasi dan Edukasi Korban Gas Melon
Kabid Perawatan RSUD dr.Loekmono Hadi , Jukisno Memberikan Edukasi pada keluarga korban gas Melon

Kudus,isknews.com – Tim dari RSUD dr. Loekmonohadi Kudus mengunjungi kediaman Ramsih (47) di Desa Lambangan gang 12 RT 07 RW 02 Undaan Kudus, Sabtu (25/02/2017) sekitar pukul 13.30 untuk memberikan dukungan moral dan klarifikasi terkait pemberitaan yang beredar di media online sejak Jumat (24/02/2017) kemarin.

“RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan pelayanan yang diberikan kepada keluarga Ibu Ramsih” kata Jukisno, Kabid Pelayanan. Dijelaskan bahwa Ibu Ramsih sudah dinyatakan membaik oleh dokter penanggung jawab pasien sehingga diperbolehkan pulang pada Sabtu (11/02/2017).

TRENDING :  Kakak Beradik Asal Jekulo Jadi Korban Tabrakan Kapal Di Perairan Tuban

Karena sudah menjadi kewajiban tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan, setiap pasien akan dilayani dengan adil dan sebaik-baiknya, tanpa membedakan pasien BPJS maupun pasien pribadi.

Jadi tidaklah benar bahwa pasien dipulangkan karena menggunakan kartu KIS. Meskipun menggunakan kartu KIS jika dokter menyatakan belum membaik maka pasien pasti tidak boleh pulang. Sebelumnya sempat ada pemberitaan bahwa pasien korban ledakan tabung gas 3 kg yang dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus dengan luka bakar hingga 40% diusir pulang karena menggunakan kartu KIS Menurut Jukisno, pengobatan Ibu Ramsih dapat dilanjutkan dengan rawat jalan di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, namun pengobatan juga bisa dilakukan di Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Undaan karena tenaga kesehatan disana sudah mumpuni untuk merawat pasien.

TRENDING :  Jalan Kasihan-Gadudero Langganan Banjir

Tidak hanya itu pengobatan juga bisa dilakukan oleh anggota keluarga dengan rajin mengoleskan salep di bagian muka. Namun untuk mengganti perban harus dilakukan oleh tenaga ahli. Saat ini kondisi ibu Ramsih semakin membaik karena ada perawat RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus yang datang ke rumah untuk mengganti perban. “Latihan menggerakkan pergelangan tangan agar nanti tidak kaku dan jangan terus mutih, makan saja seperti biasanya” pesan Jukisno kepada Ibu Ramsih.(*)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*