Rumah di Jembangan Disatroni Maling Saat Penghuninya Lelap

oleh
Rumah di Jembangan Disatroni Maling Saat Penghuninya Lelap
Foto: Personel kepolisian sektor Batangan segera mendatangi lokasi kejadian dan melangsungkan prosedur kepolisian. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Tamu tak diundang dolani rumah warga Desa Jembangan RT 01/RW RW 01, Kecamatan Batangan, Pati, saat empunya rumah pergi ke Masjid untuk salat subuh dan istrinya tengah terlelap di dalam rumah tersebut, Jumat (08-06-2018).

“Dugaan tindak pidana pencurian tersebut menimpa korban Shalahuddin (49),” terang Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Batangan, AKP Endah Setianingsih.

Lanjutnya, kejadian tersebut bermula saat korban berangkat ke Masjid untuk menunaikan ibadah salat pada pukul 04.30 WIB. Sementara istri korban, Sugiati (49) tengah tidur di dalam kamarnya.

TRENDING :  Jawaban Haryanto Soal Politik Uang Yang Diduga Untuk Pemenanganya

“Karena istrinya berada di dalam rumah, sehingga korban tidak mengunci pintu kamar tersebut,” jelas AKP Endah.

Rumah di Jembangan Disatroni Maling Saat Penghuninya Lelap
Foto: Personel kepolisian sektor Batangan segera mendatangi lokasi kejadian dan melangsungkan prosedur kepolisian. (Istimewa)

Sekitar jam 05.15 WIB, korban pulang dari Masjid dan mendapati pintu kamar dalam keadaan terbuka dan melihat istrinya masih nyenyak di dalam kamar tersebut. Namun, saat korban memeriksa barang-barang di dalam kamar ternyata sudah tidak ada.

TRENDING :  Rumah Mantan Bupati Pati Disatroni Maling

Atas kejadian itu korban kehilangan sejumlah barang berharga di antaranya, tas punggung warna hitam merk bodypack yang berisi buku tabungan BRI dan BNI, tas putih merk pierre cardin berisi uang Rp 500 ribu , KTP, ATM BCA, ATM BRI, ATM Mandiri semua atas nama Sugiati.

TRENDING :  Ditinggal Salat Subuh, Rumah Warga Rogomulyo Disatroni Maling

Selanjutnya, dompet hitam merk Dunhil berisi KTP, Sim A, Sim C, ATM BRI, ATM BNI atas nama Shalahuddin. Juga, telepon seluler samsung galaxy A5, blakbarry aurora, nokia X6, nokia asha 501 dan note book merk Toshiba.

“Kami masih menyelidiki kasus tersebut, mudah-mudahan pelaku bisa segera kami tangkap untuk menjeratnya dengan hukum yang berlaku,” pungkasnya. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :