Rumah Warga Yang Digunakan Untuk Karaoke di Segel Satpol PP

Rumah Warga Yang Digunakan Untuk Karaoke di Segel Satpol PP

Kudus, isknews.com – Polisi Pamong Praja Kudus melaksanakan kegiatan pemantauan wilayah terkait dengan cipta kondisi, aman, nyaman, tertib, tentram dan teratur. Kegiatan ini termasuk juga giat monitoring wilayah terkait dengan kepatuhan warga masyarakat terhadap perda 10 tahun 2015, Selasa (10/01/2017).

Dalam kegiatan tersebut diketemukan sejumlah lokasi yang masih melakukan giat pelanggaran perda tersebut dan perda no 12 Th. 2004 Tentang Minuman beralkohol. Maka Polisi Pamong Praja melakukan penyitaan barang bukti serta melakukan penutupan dan penyegelan serta pengosongan dari berbagai sarpras yang digunakan untuk operasional karaoke.

Sementara lokasi yang diketemukan tersebut adalah di rumah SN lokasi Ds. Jepang Kec. Mejobo,yang rumahnya digunakan untuk karaoke. Serta lokasi kedua rumah milik JN di Ds. Loram Kulon Kec. Jati yang rumahnya juga digunakan untuk usaha karaoke serta ditemukan barang bukti miras.

BACA JUGA :  Antisipasi Demo Borobudur, TNI Polri Sweeping Bus

Pada Giat penegakan perda 10 tahun 2015 kali ini tidak hanya dilakukan pada usaha karaoke kategori besar saja namun termasuk usaha karaoke yang ada di rumah warga masyarakat.

Dengan beberapa kondisi tersebut, maka dihimbau kepada warga masyarakat kudus untuk menyampaikan informasi kepada Satuan Polisi Pamong Praja Kudus sekiranya diketemukan pelanggaran atas perda 10 tahun 2015 dan perda no 12 Th. 2004 tentang minuman beralkohol serta perda lainnya, baik melalui media sosial (facebook) maupun telepon (0291.435024) atau hadir secara langsung ke kantor di Jl. Simpang Tujuh No. 1 Kudus.(Wh)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post