Salah Kaprah Arti Idul Fitri Bukan Kembali Suci Tapi Kembali Berbuka

by
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Banyak ulama yang salah kaprah mengartikan Idul Fitri. Hal ini sangat berbahaya. Sebab, jika salah mengartikan, otomatis salah memahaminya.
Hal itu diungkapkan Subchan, khotibSholat Idul Fitri di Lapangan Desa Pasuruhan Lor.

Menurutnya, selama ini banyak ulama yang selalu mengartikan Idul Fitri adalah kembali suci seperti bayi yang baru lahir. Hal itu jelas salah. Karena artinya dari Idul Fitri bukan itu, melainkan kembali berbuka. Artinya kembali kepada keadaan sebelum Ramadan.

Hal itu seperti dalam salah satu hadistRosulullah, ada dua kenikmatan orang yang berpuasa. Pertama adalah ketika berbuka, dan kedua adalah ketika bertemu dengan Allah SWT. “Di sinilah, salah satu kenikmatan kita. Idul fitri adalah saatnya kita kembali berbuka. Bukan kembali suci seperti bati yang baru lahir,” tegasnya.

TRENDING :  Meriahnya Kirab Islam Nusantara dan Arak-arakan Apem di Karangbener Bae Kudus

Selain mengartikan Idul Fitri, banyak juga yang mengatakan, puasa Ramadan bisa menghapus dosa. Yang dimaksud dosa disini adalah dosa-dosa kecil. Adapun dosa besar, tetap harus bertobat dengan dengan sungguh-sungguh. Tidak otomatis terhapus hanya dengan berpuasa Ramadan. “Untuk soal dosa ini, Allah-lah yang lebih meengetahui. Kita hanya bisa berdoa semoga dosa-dosa kita diampuni,” jelasnya.

TRENDING :  Ini Dia Cara Polwan Hukum Pelajar Belum Cukup Umur

KOMENTAR SEDULUR ISK :