Salimah Kudus Gelar Workshop Stimulasi Dini Pijat Bayi

oleh
Bu Mila (panggilan akrab narasumber) saat memperagakan tata cara memijat bayi dalam acara Sabil@ Salimah Kudus

Kudus, ISKNEWS.COM – Pimpinan Daerah (PD) Persaudaraan Muslimah (Salimah) menggelar acara Salimah Belajar Islam di Aula PAUD IT Bintang Belia Kudus, Minggu ( 09/12/2018 ). Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB ini dihadiri sekitar tiga puluh peserta. Workshop ini merupakan pertemuan anggota Sabil@ yang biasa mengadakan kajian dan tanya jawab secara online melalui aplikasi whatsapp. Topik yang menjadi pembahasan dalam kegiatan ini adalah seputar dunia Islam, pendidikan dan kesehatan terkait dengan perempuan, anak dan keluarga Indonesia. Tujuan diadakannya acar ini adalah untuk memberikan bekal bagi para ibu dalam memberikan stimulasi dini berupa pijat bayi yang tepat untuk buah hati mereka, agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

TRENDING :  Forum Apresiasi Sastra Dan Budaya Kudus (FASBuK) Sukses Buat Penonton Terkesima

Acara ini dihadiri oleh Jamilah, S.ST, M.Kes yang merupakan praktisi kebidanan dan pengajar di AKBID Kudus. Dia menyampaikan tentang tujuan stimulasi dini pada bayi, tata cara melakukan pijat bayi, dan teknik melakukan pijat bayi mulai dari bagian wajah, dada, perut, tangan, kaki hingga punggung. Stimulasi melalui pijat dilakukan dengan penuh rasa sayang, diiringi dengan alunan musik lembut atau lantunan ayat suci Al Quran. Pemilihan tempat dan waktu yang tepat juga perlu diperhatikan.

“ Tujuan pijat bayi, di antaranya memperkuat ikatan (bonding) antara bayi dengan orang tua, mengoptimalkan waktu tidur bayi dan menurunkan produksi hormon stressor. “Ketika melakukan pijat bayi, jika bayi menangis, segera hentikan pemijatan. Bayi menangis kemungkinan disebabkan adanya trauma pada bagian tubuh tertentu. Trauma yang dipijat semakin memicu kerusakan jaringan,” paparnya.

TRENDING :  Bawaslu Kudus Tertibkan Ribuan Alat Peraga Kampanye Yang Melanggar Aturan

Sebagian besar peserta yang mengikuti workshop, biasanya menyerahkan urusan pijat-memijat bayi mereka kepada dukun bayi. Tetapi, setelah mengikuti acara ini, mereka yakin dapat melakukan pemijatan sendiri kepada bayi mereka.
“Kesan saya terhadap acara ini, luaaar biasaaa, materinya bermanfaat, penyampaiannya sangat menarik dan mudah ditangkap. Terima kasih kepada Salimah dan Jamilah yang telah memfasilitasi acara ini,” ungkap Amatullah, salah satu peserta workshop.

TRENDING :  Meningkat Tajam Kasus Penyakit DBD Di Kudus

Acara yang merupakan program kerja bidang pendidikan ini merupakan pilot project. Ketua PD Salimah Kab. Kudus, Yuliana Dewi Rahmawati menyampaikan di waktu yang akan datang akan digelar acara serupa dengan jumlah peserta yang lebih banyak dan kemasan yang lebih baik.
“Mohon doa agar harapan kami dapat terwujud. Peran aktif dan keterlibatan kaum ibu dalam kegiatan-kegiatan kami merupakan dukungan yang berarti bagi kokohnya organisasi Salimah Kudus dalam mewujudkan visi meningkatkan kualitas hidup perempuan, anak, dan keluarga Indonesia”. Ujar Yuliana Dewi Rahmawati. (IIK/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :