Sambut Tahun Baru Islam, Warga Binaan Rutan Kelas IIB Kudus Doa Bersama

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Ratusan warga binaan rumah tahanan (Rutan) Kelas IIB Kudus mengikuti doa bersama akhir dan awal tahun dalam rangka menyambut tahun baru islam 1440 H, senin (10/9/2018). Jumlah Napi dan Tahanan beragama Islam yang mengikuti kegiatan ini ada 199 orang dari 204 jumlah warga binaan.

Tahun Baru Islam tahun ini mengangkat tema “Dengan tahuj baru islam 1440 Hijriyah, kita tingkatkan kepedulian sosial, persaudaraan, serta persatuan dan kesatuan”.

Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Budi Prajitno mengatakan, Doa akhir tahun diawali dengan sholat ashar berjamaah, dan doa awal tahun diawali dengan sholat maghrib berjamaah. “Acara doa akhir tahun dilaksanakan sore di Aula, mereka doa bersama dipandu oleh seorang kyai, sementara doa awal tahun dilakukan di kamarnya masing-masing,” ujarnya.

TRENDING :  Sedulur Maiyah Kudus Perdalam Makna "Salam-salaman"
Kepala Rutan Kelas IIB kudus, Budi Prajitno (nomor.2 dari kiri), bersama jajarannya dan seorang ustadz (tengah) di kegiatan doa bersama sambut tahun baru Islam 1440H. (Aris Sofiyanto)

Usai kegiatan, lanjut Budi, warga binaan langsung mengantre di absent finger print. Tujuannta supaya aktifitas para Napi dan Tahanan bisa terdekteksi. Hal itu sangat berpengaruh bagi perkembangannya selama di Rutan, dan akan menentukannya mendapat pengurangan masa tahanan.

TRENDING :  Ratusan Murid TK dan PAUD di Kudus Antusias Ikuti Manasik Haji

Menurutnya, ini merupakan salah satu kegiatan keagamaan Islam. ”Tahanan di balik jeruji besi juga saudara kita bersama. Yang membedakan hanya tindakan pribadi masing-masing. Jadi, kami perlu memberikan bimbingan mental,” katanya.

Dia menambahkan, dengan doa bersama ini, diharapkan bisa meningkatkan kesadaran tahanan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Juga tak mengulangi perbuatan melawan hukum lagi. ”Saya berharap mereka semua kembali ke masyarakat dengan kehidupan yang lebih baik lagi,” tandasnya.

“Kegiatan ini rutin digelar di Rutan Kelas IIB. Dengan harapan, para Napi dan tahanan akan memiliki kualitas keimanan yang semakin baik lagi. Sehingga mereka tidak mengulangi perbuatannya lagi dan diharapkan lebih percaya diri saat kembali dan bergaul dengan masyarakat.

TRENDING :  DMI: Masjid Sentral Peradaban, Sekaligus Ikut Perbaiki Spiritualitas dan Moralitas

Sementara itu, seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan khidmat. Mengenakan baju koko dan kopiah, mereka duduk bersila dengan rapi dan mengikuti dzikir dan doa bersama dengan khusyuk. Bahkan sebagian tahanan tampak menitikkan air mata. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :