Sampai April, Realisasi PTSL di Jepara Masih Minim

oleh
Foto: Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Jepara Ronald Frederik P.M. Lumban Gaol memberikan sambutan saat rakor percepatan PTSL di ruang rapat Sosrokartono Setda Jepara, Kamis (18-4-2018). (Zaki/ISKNEWS.COM)

Jepara, ISKNEWS.COM – Sampai April ini setidaknya lebih dari 17 ribu bidang tanah di Kabupaten Jepara telah selesai diukur untuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Sedangkan yang sudah menjadi sertifikat baru sekitar 331 bidang. Padahal tahun ini, target PSTL sekitar 44 ribu bidang tanah.

Hal ini terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) sosialisasi Instruksi Presiden Republik Indonesia (Inpres RI) Nomor 2 Tahun 2018 tentang percepatan PTSL, yang diselenggarakan oleh Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Jepara, di Ruang rapat Sosrokartono, Kamis (19-4-2018).

TRENDING :  Ditinggal Pergi Penghuni, Bengkel Motor Ludes Dilalap Api

Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Jepara Ronald Frederik P.M. Lumban Gaol, menjelaskan rakor ini bertujuan agar terwujud dukungan pelaksanaan Inpres Nomor 2 Tahun 2018. Sehingga terselenggara koordinasi yang baik antara Kantor Pertanahan dengan forum komunikasi pimpinan daerah dan kepala dinas serta instansi terkait, dalam rangka percepatan pendaftaran tanah sistematis lengkap. “Saat ini kita masih terus mendata,” katanya.

Sementara itu, Bupati Jepara Ahmad Marzuqi mengatakan, sebanyak 44 ribu bidang tanah menjadi target Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Tahun 2018 di Kabupaten Jepara. Tersebar di 9 kecamatan dan 15 desa yang ada di Kabupaten Jepara.

TRENDING :  Subroto Tak Hadir di Penetapan Marzuqi

Pada kesempatan siang itu, Marzuqi juga memberikan apresiasi positif terhadap Kantor BPN/ATR Jepara. Dimana telah berhasil melaksanakan pensertifikatan tanah dengan baik. Tercatat, pada program PTSL tahun 2017, sebesar 25 ribu sertifikat untuk 57 desa dapat tercapai secara keseluruhan atau memenuhi target yang telah ditetapkan untuk Kabupaten Jepara.

“Semoga target sampai akhir tahun ini dapat kembali tercapai. Sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan ekonomi negara, serta mengurangi dan mencegah potensi sengketa dan konflik kepemilikan tanah,” kata Bupati Jepara.

TRENDING :  48 Anggota PPK Pemilu 2019 Dilantik

Lebih lanjut, dirinya mengajak kepada seluruh seluruh stakeholder terkait untuk ikut kembali menyukseskan program percepatan tersebut. Ahmad Marzuqi juga meminta kepada para camat dan petinggi agar mempelajari regulasi tentang PTSL, dan menyebarluaskan informasi yang didapat ke masyarakat. Sehingga masyarakat memahami hak dan kewajibannya ketika mengikuti program PTSL.

“Intinya, jangan main-main dengan regulasi penyertifikatan tanah, seperti memungut biaya tambahan yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada, sebab sanksi hukumnya akan tegas,” tandas Marzuqi. (ZA/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :