Sangat Rendahnya Penyerapan Anggaran APBD Kudus 2017 Disebabkan Banyaknya Kegiatan Fisik Bernilai Besar

Sangat Rendahnya Penyerapan Anggaran APBD Kudus 2017 Disebabkan Banyaknya Kegiatan Fisik Bernilai Besar

Kudus, isknews.com – Sangat rendahnya penyerapan angggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2017, antara lain dikarenakan banyaknya kegiatan-kegiatan fisik bernilai besar dan telah memenuhi persyaratan termin, namun belum dapat dilakukan pencairan anggaran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Noryasin menyampaikan hal itu, Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus, Senin (09/09), di ruang paripurna. Rapat dengan agenda Jawaban Bupati Terhadap Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kudus, atas Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kudus Tahun Anggaran (TA) 2017 itu, dipimpin oleh Ketua DPRD Kudus, Masan.

Hadir dalam rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kudus, Masan, Sekda Noryasin, mewakili bupati, unsur forkompinda, kepala OPD, pejabat struktural dan 32 dari 45 anggota dewan.
Dijelaskan oleh Sekda sebagai tanggapan atas pertanyaan oleh fraksi-fraksi Fraksi Hanura Demokrat, belum bisa cairnya anggaran pembayaran termin itu, karena rekanan yang bersangkutan belum mengajukan pencairan. Terkait dengan itu, dalam upaya peningkatan pendapatan daerah, Kabupaten Kudus pada perubahan APBD TA 2017, akan selalu berupaya untuk tetap meningkatkan pendapatan dengan menggali potensi yang ada, secara optimal.

“Terkait dengan penurunan belanja tidak langsung sebesar Rp 11,882 miliar, tidak akan mempengaruhi kualitas kinerja pemerintahan, karena telah diperhitungkan dengan cermat, sesuai dengan realisasi belanja pegawai dan perundang-undangan yang berlaku.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Pengamat Sosial : Keberadaan Minimarket (Waralaba) Matikan Usaha Kecil

Share This Post