Santri Juga Bisa Jadi Pengusaha Lho, Ini Buktinya…

oleh
ISKNEWS.COM

Kudus, ISKNEWS.COM – Menjadi seorang santri tak melulu harus fokus dalam mengaji, khususnya santri di Kudus. Apalagi para santri di Kudus dikenal memiliki filosofi Gusjigang yang memiliki arti bagus akhlaknya, pinter dalam mengaji, dan mahir dalam berdagang.

ponpes al mawaddah ISKNEWS.COM

Hal itu juga terlihat hari ini, Senin (05/11/2016), di pesantren Al Mawaddah Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, yang mengadakan pelantikan pengurus DPD Aku Mandiri Kudus. Selain itu juga diadakan sarasehan nasional dengan tema ”Ketahanan pangan untuk kedaulatan bangsa, inisiasi agrotechnopark berbasis komunitas pesantren”.

TRENDING :  PENYERAPAN GABAH PETANI OLEH TIM SERGAP DI WILAYAH KEC UNDAAN

Ketua penyelenggara KH Sofiyan Hadi mengatakan, semua santri di pondok entrepreneur ini merupakan mahasiswa yang dilatih untuk menjadi seorang pengusaha mandiri, sehingga setelah mereka lulus dapat menjadi berwirausaha.

Dalam kegiatan itu diikuti forum bela negara, pondok pesantren entrepreneur dan komunitas masyarakat pesantren Indonesia yang memiliki visi sama memajukan usaha menjadi selevel negara maju.

TRENDING :  Kedaulatan Pangan Diperlukan Untuk Capai Kedaulatan Negara

Sofyan melanjutkan, pondok pesantren entrepreneur bekerjasama dengan petani dalam menjadikan bahan baku yang dibutuhkan perusahaan. Harapannya nanti dapat menyuplai bahan baku yang dibutuhkan perusahaan.

”Aku Mandiri Kudus harus menjadi pioneer dalam penyediaan bahan baku dan pengembangan wirausaha berbasis pertanian dan peternakan, sehingga selaras dengan filosofi Gusjigang yang ada di Kudus,” ujarnya.

TRENDING :  Kepercayaan Semakin Meningkat, Bupati Pesan Dua Hal Untuk BKK Kaliori

Untuk itu dia mengajak kaum muda supaya bisa ikut memajukan wirausaha dan perekonomian di Kudus. Melalui jiwa entrepreneur yang dirintis oleh Ponpes bervisi entrepreneur. ”Ke depannya kami berharap akan lahir pengusaha muda yang cerdas dan jujur di kota ini. Sehingga perekonomian masyarakat mampu bersaing dengan kota besar lainnya,” pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :