Sapa Pagi ISK- “Raih Mimpi”

oleh
Sebuah sudut menara pandang di Ternadi (Foto: YM)

Sedulur ISK, tak ada dari kita yang lebih hebat dari yang lain, hanya ada siapa yang lebih rajin; siapa yang lebih berani dan siapa yang lebih bersemangat serta berani bermimpi.

Bila hari ini semua orang-orang rajin sedang bersemangat untuk melangkah menggapai kesuksesannya, Apa alasan kita untuk berhenti melangkah?

Kita bisa karena kita punya mimpi dan cita-cita. Impianlah yang menggerakkan kita untuk bertindak dan berbuat.

Tak masalah seberapa banyak kita gagal meraih impian, yang akan menjadi masalah adalah ketika kita tak berani bermimpi lagi hanya karena takut dengan bayang-bayang kegagalan.

TRENDING :  Seniman Kudus yang Mendunia

 

Tanpa belajar dari kegagalan, jangan-jangan kegagalan yang sedang terjadi pada diri sekarang ini sebenarnya bukan takdir, tapi sebuah akibat dari impian yang tak kita perjuangkan.

 

Kita memang tak pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Harapan pun terkadang tak sesuai kenyataan ,tapi apakah kita hanya berpasrah tangan?

TRENDING :  Sapa Pagi ISK - "Endahing Basa Jawa"

Jangankan masa depan esokpun masih jadi rahasia-Nya. Tapi percayalah bahwa Allah selalu memberikan rencana terbaik-Nya.

janganlah berhenti untuk bermimpi karena dengan bermimpi kita masih punya keyakinan dan harapan untuk menatap hari esok dengan kebahagiaan dan kemenangan.

Jangan pernah pula berhenti berusaha, sekalipun belum ataupun tak terwujud, toh waktu kita tak penuh oleh kesia-siaan hanya karena habis untuk berangan-berangan.

Percayalah bila kita tulus, pelita akan menerangi setiap jalan-jalan kita karena ada harapan yang ingin kita raih.

TRENDING :  Sapa Pagi ISK – “Silaturahmi”

Jangan pernah berhenti melangkah pada hari ini karena kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.

Tataplah seperti anak kecil yang menatap langit, menatap masa depannya dengan kejujuran dan ketulusan.

Sedulur ISK janganlah kita takut bermimpi, mari kita kejar mimpi-mimpi kita, selamat pagi, selamat beraktifitas. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :