Sat Narkoba Gulung Dua Pelaku Pengedar Obat Keras Tanpa Izin Edar

oleh
Kedua tersanga berinisial BB (23) dan AS (24) yang kini di tahan di Polres Kudus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Foto : YM)

Kudus, isknews.com – Satuan Narkoba Polres Kudus kembali menggulung sejumlah pelaku yang diduga menjual pil ataupun obat keras tanpa izin edar. Beberapa pelaku tersebut berhasil diamankan petugas di beberapa lokasi berbeda.

Salah satu dari mereka berhasil ditangkap di Desa Kaliwungu Kecamatan Kaliwungu Kudus. Penangkapan sejumlah tersangka itu terjadi pada Senin (05/02/2019).

Menurut Kapolres Kudus AKBP Saptono, S.I.K., M.H. melalui Kasat Narkoba AKP Sukadi, salah satu tersangka tercatat berinisial BB Als Komeng (23) warga Kaliwungu Kudus.

TRENDING :  Toko Sound System Di Ngemplak Disatroni Maling, Puluhan Barang Elektronik Raib

“Dari tangan BB, berhasil diamankan barang bukti berupa 20 (dua puluh) butir pil jenis obat warna Kuning berlogo MF, uang Rp. 70.000,- yang diduga hasil penjualan obat tersebut dan 1 (satu) buah HP merk LG warna putih,” ucapnya.

AKP Sukadi menjelaskan, kasus tersebut terungkap atas informasi masyarakat. Kemudian petugas melakukan peyilidikan. Alhasil, satu orang tersangka yang diduga kuat sebagai pengedar pil keras tanpa izin edar berhasil diamankan petugas.

TRENDING :  Amankan Peralatan Karaoke dan Miras Giat Cipta Kondisi Gabungan
Barang bukti obat keras tanpa ijin edar yang berhasil di sita Sat Narkoba Polres Kudus (Foto: YM)

“Tersangka akan dikenakan Pasal 197 atau Pasal 196 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan,” bebernya.

Tidak berhenti disitu saja, Tim Opsnal terus melakukan pengembangan atas kasus tersebut. Hingga akhirnya, Tim yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba tersebut berhasil membekuk satu pelaku lagi berinisial AS Als Sentot (24) warga Kecamatan Gajah Demak yang kuat diduga sebagai pengedar pil atau obat keras tanpa izin edar.

TRENDING :  Diduga Curi Kelengkeng, Bocah 12 Tahun Ditangkap Warga

Dari tangan tersangka AS, Petugas kembali mengamankan barang bukti berupa 435 butir pil warna putih logo Y, 1.790 butir pil warna kuning logo MF, 541 bungkus plastik klip ukuran 4 x 6, 1 unit HP merk Xiomy warna hitam dan uang Rp. 160.000,- yang diduga hasil penjualan barang tersebut. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :