Satpol PP Kudus Terus Gencar Tindakan Perda Larangan Usaha Karaoke Di Kudus, Begini Hasilnya

Satpol PP Kudus Terus Gencar Tindakan Perda Larangan Usaha Karaoke Di Kudus, Begini Hasilnya

Kudus, isknews.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus kembali melakukan tindakan penegakan Perda no 10 tahun 2015 tentang larangan tempat hiburan malam Karaoke Di Kabupaten Kudus tadi malam, dalam operasi kali ini Pemandu Karaoke (PK) lebih sedikit dibandingkan kemarin dikarenakan dalam operasinya tadi malam kebanyakan tutup.

Dari Operasi yang dilakukan pada tadi malam PK yang terjaring penindakan hanya sedikitban 13 pemandu karaoke, selain menjaring pemandu karaoke secara bersamaan juga ditemukan botol minuman beralkohol sebanyak 3 botol dengan 2 botol sudah dikonsumsi 1 botol dalam keadaan masih utuh.

Dalam tindakan penegakan Perda no 10 tahun 2015 Satpol PP Kabupaten Kudus akan terus gencar melakukan operasinya secara terus menerus agar pemilik karaoke menutup usaha karaokenya, seperti sebelumnya penindakan dilakukan dengan cara persuasif, humanis, dan tetap menjaga ke kondusifan Kabupaten Kudus selama operasi terus dilakukan.

BACA JUGA :  ​Beginilah Cara Kami Berbagi Kebahagiaan 

Hal ini disampaikan oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Kudus kepada isknews.com Senin, (22/8) mengatakan dalam operasi kali ini Pemandu Karaoke yang terjaring lebih sedikit dibandingkan hari sebelumnya yakni Minggu malam Senin yang sebanyak 38 Pemandu Karaoke, dalam hal ini operasi akan terus dilakukan hingga pemilik usaha karaoke menutup usahanya sendiri, jika belum juga menutup usahanya maka operasi akan terus digencarkan.

“Dari hasil operasi malam ini terjaring sebanyak 13 Pemandu Karaoke dari 8 usaha karaoke yang ada hanya 2 usaha karaoke yang beroperasi yang lainnya dalam kondisi tutup atau tidak beroperasi, secara bersamaan dalam operasi kami menemukan botol minuman beralkohol sebanyak 3 botol, 2 dalam kondisi sudah dikonsumsi dan 1 botol dalam kondisi utuh” teran

BACA JUGA :  Hati - Hati Saat Parkirkan Kendaraan Bermotor Anda Disawah Jika Tidak Mau Dicuri

Sementara itu, terkait adanya PK yang sebelumnya terjaring operasi yang dilakukan oleh Satpol PP Kudus yang terjaring kedua kalinya akan dilakukan tindakan tegas dengan cara yang persuasif dan humanis, bahkan kalau perlu dibina secara langsung ke dinas sosial untuk mengikuti pelatihan kerja atau kursus yang ada seperti menjahit, tata rias, tata boga, dll sehingga dalam melakukan pekerjaan yang lebih baik tentunya.(SM)

Share This Post