Satu Desa di Jepara Kesulitan Air Bersih

by
Satu Desa di Jepara Kesulitan Air Bersih ISKNEWS.COM
Foto: Istimewa

Jepara, ISKNEWS.COM – Hingga Juli ini, satu desa di Jepara sudah merasakan kesulitan air bersih sebagai dampak dari musim kemarau. Satu desa tersebut yakni Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit. Desa ini memang setiap tahun menjadi langganan daerah yang kesulitan air bersih sehingga perlu droping air bersih.

Kasi Rehabilitasi dan Rekontruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Jamaludin mengungkapkan, pemrintaan droping air bersih sudah disampaikan ke BPBD. Sejauh ini memang baru satu desa yang mengajukan pemrintaan droping air bersih. “Baru Raguklampitan yang sudah mengajukan permohonan droping air bersih,” katanya.

Jamal menambahkan, di Desa Raguklampitan setidaknya ada ratusan warga dari dua RT yang terdampak kekeringan. Untuk mengatasi kekeringan ini, lanjutnya, BPBD Jepara menyiapkan 40 tandon air isi 5 ribu liter. Jumlah air bersih yang akan dipasok, menyesuaikan jumlah kebutuhan masyarakat. “Tahun lalu kita melakukan droping air bersih ke beberapa desa seperti Sumberejo, Raguklampitan, Bategede, Kedungmalang, Karangaji, Surodadi, Kalianyar, Tunggul, hingga Blimbingrejo,” jelasnya.

TRENDING :  Perda Irigasi dan Perda Pengelolaan Minerba Dihapus

BPBD Jepara sendiri, lanjutnya, memprediksi sebanyak 29 desa dari 12 kecamatan berpotensi mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau tahun ini. Puluhan desa tersebut kini diajukan proposal bantuan ke BNPB agar bisa mendapatkan bantuan. Beberapa desa tersebut diantaranya, Desa Tunggul Pandean, Blimbingrejo dan Bategede di Kecamatan Nalumsari, Desa Rajekwesi, Singorojo dan Datar di Kecamatan Mayong, Desa Sidigede dan Kalipucang Wetan di Kecamatan Welahan dan Desa Kaliombo dan Gerdu di Kecamatan Pecangaan, Desa Kemojan Kecamatan Karimunjawa.

TRENDING :  TMMD Hadir, Obati Kerinduan Rakyat

KOMENTAR SEDULUR ISK :