Satu Jamaah Haji Jepara Meninggal Dunia

by
ISKNEWS.COM
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – sampai dengan Senin (11/9/2017) satu jamaah haji asal Jepara dinyatakan meninggal dunia di tanah suci. Yakni Suriyah (55) jamaah haji asal Desa Pendem Kecamatan Kembang yang meninggal dunia pada 29 Agustus 2017 lalu. Suriyah merupakan bagian dari kloter 95 Kabupaten Jepara.
 
Kasie Pelaksana Haji dan Umroh Kantor Kementrian agama Jepara Ali Arifin mengatakan, Suriyah meninggal dunia saat hendak melakukan perjalanan ibadah dari Mekkah ke Arafah. “Kita berharap tidak ada lagi jamaah haji Jepara yang meninggal dunia. Sampai saat ini memang hanya satu orang saja dan langsung dikebumikan disana,” katanya, Senin (11/9/2017).
ISKNEWS.COM
 
Untuk jamaah haji yang sakit, kata Ali, memang banyak. Akan tetapi, hanya sakit biasa dan tetap bisa menjalankan semua prosesi ibadah haji hingga selesai. “Pada saat pelaksanaan ibadah haji banyak diantara jemaah asal Jepara yang sakit namun demikian tidak menghalangi prosesi ibadah. Iya sakitnya begitu, namun tetap saja bisa melaksanakan haji,” imbuhnya.
 
Lebih lanjut Ali menjelaskan, untuk pemulangan jemaah haji asal Jepara dijadwalkan mulai pada tanggal 19 September 2017 untuk kloter 41. Sementara untuk kloter 93 dan 94 dipulangkan pada tanggal 5 Oktober 2017. Adapun kloter terakhir yakni 96 dijadwalkan pulang keesokan harinya yakni 6 Oktober.  Di Solo, nanti juga sudah disiagakan petugas kesehatan yang akan memeriksa jamaah haji yang baru pulang, utamanya jika yang mengalami masalah kesehatan. “Disana sudah standby petugas kesehatan termasuk ambulance yang siaga melayani jamaah haji,” jelasnya.
 
Seperti diketahui, tahun ini sebanyak 1104 jamaah haji asal Kabupaten Jepara tergabung dalam empat kloter. Masing-masing kloter 41 yang mengangkut 355 CJH, Kloter 93 dengan 103 CJH, kloter 94 dengan 354 CJH dan kloter 95 yang mengangkut 292 orang. Untuk kloter 93 yang hanya terdiri dari 103 CJH bergabung dengan jamaah haji asal Kabupaten Rembang. Sedangkan kloter 95 yang merupakan kloter terakhir merupakan kloter yang terdiri dari jamaah haji dari beberapa daerah yang masih tertinggal. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Forum Pengurangan Resiko Bencana Dikukuhkan