SD N 3 Dan 4 Mlatinorowito Kudus Dialih Fungsi, Penghuni Rumah Dinas Diminta Angkat Kaki

SD N 3 Dan 4 Mlatinorowito Kudus Dialih Fungsi, Penghuni Rumah Dinas Diminta Angkat Kaki

Kudus, isknews.com – Penghuni rumah dinas di lingkungan Sekolah Dasar (SD) 3 dan 4 Mlatinorowito, Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, diminta untuk pindah atau mengosongkan rumah yang mereka diami. Hal itu terkait dengan akan rencana dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Kabupaten Kudus yang akan menjadikan bangunan dua SD itu sebagai pusat kegiatan guru (PKG). Dalam pembangunan PKG itu, Disdikpora menggandeng Djarum Foundation. Para penghuni sebanyak tiga orang itu, merasa keberatan karena merasa belum ada sosialisasi mengenai “pengusiran” itu, sehingga mengajukan komplain.

Catur Widiyatno, salah satu dari penghuni rumah dinas tersebut, saat dihubungi isknews.com, Kamis (04/05), membenarkan hal itu. Menurut dia, pemberitahuan pengosongan rumah dinas dari Disdikpora itu, disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora Kabupaten Kudus, Kasmudi, pada sekitar satu bulan lalu. Pemberitahuan itu terkesan mendadak, karena tanpa didahului sosialisasi. “Tentu saja kami merasa keberatan kalau diminta pindah, apalagi hanya diberi waktu satu bulan, untuk mengosongkan rumah,” kata Catur yang oleh dua rekannya sesama penghuni rumah dinas, Seno dan Ponco, ditunjuk sebagai juru bicara.

Kalau mengikuti peraturan terkait pemakain rumah dinas, ungkapnya lanjut, pihaknya tidak keberatan, karena jika memang negara akan menggunakannya sewaktu-waktu, penghuni rumah dinas harus siap pindah. Namun yang menjadi persoalan, pihaknya merasa belum pernah mendapatkan sosialisasi dari dinas, tiba-tiba saja disuruh pindah. “Mestinya, sosialisasi itu diberikan satu tahun, atau minimal enam bulan sebelumnya, sehingga kami punya waktu cukup lama, untuk mencari tempat tinggal baru.”

Catur yang juga Camat Undaan itu, mengaku memang tidak punya rumah di Kudus, karena sudah punya rumah di Semarang. Sebagai PNS, selama di Kudus, dia dan istrinya memilih mendiami rumah dinas, sebagai fasilitas yang disediakan pemerintah. “Kami tidak keberatan diminta pindah, tetapi kami meminta waktu sampai mendapatkan rumah yang akan kami tempati.”

Kabid Dikdas Disdikpora, Kasmudi, yang dihubungi isknews.com, usai rapat dinas di kabupaten, membenarkan adanya rencana pembangunan PKG yang menggunakan bangunan SD 3 dan 4 Mlatinorowito itu. Dia menegaskan, rencana itu sudah pasti, baik menyangkut kerjasama dengan Djarum Foundation dan kepindahan penghuni rumah dinas. “Semua sudah pasti dan tidak ada masalah.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Stikes Muhammadiyah Gelar Ospek Selama 5 Hari Bagi Mahasiswa Baru

Share This Post

Post Comment

*