Sediakan 9620 Lowongan Kerja, Job Fair Pemkab Kudus Diserbu Pencari Kerja

oleh
Suasana membludak, para pencari kerja saat sedang mengunjungi stan perusahaan. (ISKNEWS.COM/Aris Sofiyanto)

Kudus, ISKNEWS.COM — Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disnakerperinkop UKM) Kabupaten Kudus menyelenggarakan Pameran Kesempatan Kerja (Job Fair) di Graha Mustika, Getas Pejaten Kecamatan Jati, Kudus.

Dibuka langsung oleh Bupati Kudus, H. Muhammad Tamzil, Job fair yang terbuka untuk umum dan gratis ini diselenggarakan dua hari, mulai Rabu-Kamis tanggal 10 – 11 Juli 2019, pukul 09.00 – 15.00 WIB. Setidaknya 20 perusahaan meramaikan Job Fair kali ini dengan membuka kesempatan kerja.

Bupati Tamzil menginginkan jika job fair diadakan setiap tahunnya. Ia berharap, kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan tenaga yang tersedia. Selain itu Ia juga menekankan kemandirian bagi warganya, “untuk

“Job fair merupakan upaya Pemkab Kudus mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja secara langsung,” ujarnya saat ditemui awak media.

TRENDING :  Konservasi Kawasan Hutan Muria Butuh Sinergi Berbagai Pihak

Ia mengatakan bahwa Pemkab Kudus terus berupaya membuka kesempatan kerja yang lebih besar dari pada pertambahan angkatan kerja baru, sehingga jumlah pengangguran terbuka menjadi berkurang.

Sementara itu, Kepala Disnakerperinkop UKM, Bambang Tri Waluyo mengatakan, Para pencari kerja dapat melakukan pendaftaran langsung di lokasi. Job fair ini diikuti 20 perusahaan dan instansi,  dengan menyediakan 9620 lowongan kerja.

Lowongan yang tersedia meliputi HRD, Supervisor, Operator Produksi, SPV Produksi, Foreman Produksi Account Officer (AO), Finance Administration Officer (FAO), Marketing, dan lainnya.

“Kita apresiasi peran perusahaan di berbagai sektor dengan menghadirkan bursa kerja menjadi salah satu cara guna penyerapan tenaga kerja. Hal itu pun terus dikembangkan oleh Disnakerperinkop dan UKM agar setiap tahun penyerapan tenaga kerja terus meningkat guna menekan jumlah pengangguran, Kudus sendiri dalam setahun ada 2 hingga 3 Job Fair digelar,” ucapnya.

TRENDING :  Warga Desa Bungo Wedung Diedukasi Pentingnya Program KB dan Kontrasepsi

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga mengingatkan bahwa perkembangan teknologi dan informasi berpengaruh terhadap karakter pekerjaan. Pada era revolusi industri 4.0 saat ini, berbagai jenis pekerjaan diprediksi akan hilang. Namun di sisi lain, revolusi industri juga akan melahirkan jenis-jenis pekerjaan baru.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada peserta job fair, masyarakat luas umumnya, untuk terus berinovasi. Dengan cara belajar dan bekerja di atas standart. “Kalau dulu orang menggelorakan Merdeka Atau Mati. Maka sekarang Inovasi Atau Mati,” kata Bambang.

Aspek terpenting dalam menghadapi revolusi industri tersebut, imbuhnya, adalah memperkuat diri dengan berbagai keterampilan dan kompetensi kerja.

Ia berharap agar job fair ini dapat memfasilitasi pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan sesuai bakat minat dan keahliannya, serta membantu perusahaan mendapatkan tenaga kerja kompeten.

TRENDING :  Bea Cukai Kudus Sita 224.000 Batang Rokok Ilegal

Sesuai tema yang diangkat, “Melaju Menuju Karier Impian”, Bambang berharap, kesempatan ini tidak dilewatkan oleh para pencari kerja.

Pantauan media ini di lokasi, para pengunjung job fair sangat antusias, selain membantu mereka bertemu langsung dengan perusahaan yang menyediakan lowongan kerja, kegiatan ini juga membantu mereka untuk menggali informasi lebih dalam seputar profil perusahaan hingga detail pekerjaan yang ditawarkan.

“Bagus juga ini buat yang lagi nyari-nyari kerja. Apalagi pilihan pekerjaannya lumayan banyak, mudah-mudahan kita, khususnya saya segera mendapat pekerjaan yang diinginkan,” ucap  salah seorang calon pekerja, Desika (23), alumni IPMAFA Pati, saat ditemui isknews.com. (AJ/YM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :