Segera Bawa ke Rumah Sakit Jiwa jika Penderita Kejiwaan Terlihat Agresif

oleh
dr. Inna Soesanti Winoto, psikiater rumah sakit Keluarga Sehat Hospital (KSH), saat dikonfirmasi isknews.com.

Pati, ISKNEWS.COM – Peranan keluarga pada penderita kejiwaan dinilai penting, karena penderita dengan karekteristik yang agresif rentang berpotensi melakukan tindak kekerasan.

Perihal tersebut disampaikan, dr. Inna Soesanti Winoto, psikiater rumah sakit Keluarga Sehat Hospital (KSH), dia mengemukakan kasus yang terjadi di Desa Tamansari, Kecamatan Tlogowungu beberapa hari yang lalu, yaitu dugaan adanya kekerasan yang dilakukan penderita kejiwaan, dinilai perlu untuk dijadikan pembelajaran oleh keluarga penderita kejiwaan.

TRENDING :  Bara Api Membakar Habis Bus Madu Kismo

“Perlu diperhatikan, bahwa penderita gangguan kejiwaan dapat kembali ke stabil termasuk dalam beraktivitas, bekerja, hingga berkeluarga seperti orang lainnya. Namun tentu saja harus tetap dikontrol agar jangan sampai kambuh kembali,” jelas Inna.

Penderita ganggua jiwa akan dapat diprediksi ketika terlihat adanya perubahan pada pasien, misalnya dia kelihatan agresif atau marah-marah, saat itulah lebih baik dibawa ke rumah sakit. Untuk mendapatkan perawatan.

TRENDING :  Angin Puting Beliung Melanda Desa Bringinwareng Pati

“Kalau penderita berprilaku tenang, bisa dilakukan perawatan jalan, tetapi kalau dia melakukan tindakan yang agresif dan melakukan, lebih baik segera dibawa ke rumah sakit jiwa, supaya mendapatkan perawatan khusus,” lanjutnya.

TRENDING :  Bupati Rembang : Adanya Rumah Sakit Baru Sempurnakan Pelayanan Kesehatan

Dia menyebutkan, biasanya seseorang yang terganggu jiwanya akan mengalami halusinasi. artinya, seakan si penderita seakan-akan mendengar suara mengejek, maupun menyuruh untuk melakukan suatu hal.

“untuk itu saya menghibau kepada keluarga pasien, jangan sampai melakukan tindakan yang dapat memancing kemarahan pasien,” pungkasnya. (WR/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :