Sehari Longsor Terjadi Di Dua Lokasi

Sehari Longsor Terjadi Di Dua Lokasi

Kudus, ISKNEWS.COM – Curah hujan yang tinggi di Kabupaten Kudus selama beberapa minggu terakhir berpotensi menimbulkan bencana. Buktinya selain menyebabkan banjir, longsor juga terjadi di beberapa tempat. Di antaranya Dukuh Kambangan, Desa Menawan, Kecamatan Gebog dan Desa Soco, Kecamatan Dawe.

14502845_10206989550046382_3550434553843258170_n

Berdasarkan catatan isknews.com, longsor yang terjadi di Dukuh Kambangan sudah tiga kali terjadi, sementara untuk Desa Soco sudah dua kali terjadi. Tak hanya itu Desa Soco juga sempat diterpa angin puting beliung pada bulan ini.

Bahkan longsor pada hari ini, Jumat (30/12/2016) terjadi di dua lokasi sekaligus. Di Desa Soco terjadi longsor tanah milik Wardi sekira pukul 05.00 WIB sepanjang dua meter. Penyebabnya akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Kamis, 29 Desember 2016 malam.

TRENDING :  BREAKING NEWS : Longsor Terjadi Di Dukuh Semliro Rahtawu

Tidak ada korban jiwa maupun materiil dalam peristiwa itu. Hanya saja longsoran material menutup akses jalan gang masuk Dukuh Compok RT 09 RW 03 Desa Soco, Kecamatan Dawe sepanjang 2 meter.

Menanggapi musibah tanah longsor itu Pemerintah Desa Soco bersama warga dan aparat terkait, melakukan kerja bakti membersihkan material tanah bekas longsor dan memasang karung berisi tanah dilokasi bekas longsor. Pukul 11.00 WIB sebelum pelaksanaan Salat Jumat jalan sudah dapat diakses.

TRENDING :  Dukuh Semliro Rahtawu Longsor Lagi

Desa Soco Sendiri sudah ditetapkan BPBD Kudus sebagai wilayah yang masuk dalam peta rawan bencana. Sebelum adanya longsor pada pagi tadi, sepekan sebelumnya bencana angin putong beliung juga melanda wilayah tersebut.

Kejadian longsor ke dua terjadi di Dukuh Kauman RT 06 RW 04, Desa Ngembal Rejo, Kecamatan Dawe. Talut bantaran Sungai Piji mengalami longsor sehingga mengakibatkan pondasi pagar Pondok Putri Darul Ulum roboh dengan diameter lebar sekitar 12 meter dan tinggi 2,5 meter.

TRENDING :  Jelang "Bodo Kupat" Penjual Janur dan Ketupat Mulai Diserbu Masyarakat

Pihak Ponpes Darul Ulum telah melakukan upaya pembuatan talut secara gotong royong dengan didukung oleh Babinsa Desa Ngembalrejo Serda Charis, Relawan BPBD Kudus dan warga setempat. Pembuatan talut tersebut sebagai antisipasi sementara agar tembok pondok putri tidak roboh akibat gerusan air Sungai Piji. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.