13654308_1213711452007290_5063466157355792003_n

Sejarah Baru Di Jepara NU Dan Muhammadiyah Gelar Halal Bihalal Bersama

JEPARA, isknews.com  – Ratusan warga Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah Jepara pagi tadi berdatangan ke pendapa Kabupaten Jepara sejak pukul 08.00. Mereka datang untuk menghadiri halalbihalal perdana kedua ormas Islam terbesar di Indonesia yang digelar pagi tadi, Minggu (17/7). Para hadirin datang dengan mengeakan busana seragam organisasi maupun lembaga dari masing-masing organisasi. Hadir juga masyarakat umum yang diundang. Mereka mengantre panjang saat menandatangani daftar hadir yang diletakkan di pelataran pendapa.

Pintu ke arah pendapo maupun setda semuanya dibuka. Petugas danu NU maupun Muhammadiyah sudah bersiap sejak pagi untuk menata parker kendaraan. “Kami menyebar lebih dari 2.000 undangan ke seluruh desa dan keluraha di Jepara,” kata Ketua Panitia halal bihalal Hisyam Zamroni, Minggu pagi.

Sesampainya di pendapa, mereka disambut dengan alunan shalawat yang dikumandangkan anak-anak muda dari Pengurus Cabang NU Jepara.DSCF6532

Baca Juga :  Paguyuban Pemuda RW III Wergu wetan Kudus gelar Halal Bihalal & Gathering

Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jepara dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten jepara, sepakat bersama-sama menyelenggarakan Halal Bihalal untuk lebih mengakrabkan dan memperhangat tali silaturahmi bagi pengurus , anggota dan simpatisan kedua ormas tersebut.

Pimpinan dua Ormas ini, kedua-duanya baru saja dilantik sebagai pengurus baru dari kedua ormas ini, dan ini adalah sejarah baru di Jepara. Dalam suasana baru dengan pengurus baru, Rabu (6/4) seluruh pengurus kedua ormas ini bersilaturahmi di lantai 2 gedung NU Jl Pemuda Nomor 51 Jepara. Berdasarkan kesaksian Rais Syuriah PCNU Jepara KH Ubaidillah Nur Umar, silaturahmi resmi kelembagaan tersebut adalah yang pertama. “Dan memang mestinya harus bekerjasama untuk ketentraman dan kemajuan masyarakat Jepara” ujarnya.

Dalam pidato hala bihalal ketua PDM Jepara, Fahrurrazi mengatakan,“Kegiatan ini digagas bersama. Alangkah baiknya kebersamaan ini diteruskan hingga di tingkat desa,” harapnya dalam sambutan pada acara Halal Bihalal ke-1 Keluarga Besar NU dan Muhammadiyah di Pendopo Kabupaten Jepara.

Baca Juga :  DPD PAN Kudus Gelar Tasyakuran HUT Ke 18

Masih menurut Fahrur, “NU dan Muhammadiyah punya kiprah luar biasa sejak Indonesia belum merdeka. Keduanya paling berkeringat untuk perjuangan kemerdekaan. Buktinya, ada ratusan perguruan tinggi, rumah sakit dan ribuan pondok pesantren berdiri hingga sekarang. Ini karya besar,” jelas Kiai Fahrur.

NU dan Muhammadiyah, tambahnya, adalah cermin Islam moderat yang bersumber kepada Al-Qur’an dan Sunnah. Bukan Islam yang diimpor. Kesamaan inilah yang patut dijadikan alasan untuk terus berbagi dalam kebersamaan. “Saya mengimbau kepada pemerintah dan parpol, bangun jepara. Jangan diam, harus bergerak. Bangun perekonomian melalui potensi yang ada,” imbuh Kiai Fahrur kepada ratusan hadirin.

Baca Juga :  Ratusan Warga Ikuti Senam Massal Dan Donor Darah Partai Perindo

Selain Rais Syuriah PCNU KH Ubaidillah Nur Umar, Ketua Tanfidziyah PCNU KH Hayatun Abdullah Hadziq, juga Ketua PD Muhammadiyah Jepara, acara halal Bihalal yang dilanjut dengan Komunike gerakan moral bersama ini juga dihadiri oleh Bupati Jepara, Ahmad Marzuki, Wakil Bupati Subroto, Ketua DPRD, Aris Isnandar, unsur kepolisian dan TNI, serta beberapa tokoh agama Kristen, Budha dan Tokoh Agama, tokoh masyarakat di Jepara lainnya. (YM)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?