Sekolah di Kudus Seratus Persen Siap Gelar UNBK

oleh
Suhadi Kasi Pendidikan Madrasah pada Kementrian Agama (Kemenag) Kudus, Suhadi (Kiri) dan Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdikpora, Suharto usai membuka Sosialisasi UNBK dan USBN di Aula SMP Muhammadiyah 1 Kudus (Foto: Yuliadi Mohammad)

Kudus, ISKNEWS.COM – Jelang pelaksanaan Ujian Nasional Tahun 2018 tetap menggunakan dua moda, yakni Moda UN Berbasis Komputer (UNBK) dan Moda UN Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP). Namun, yang berbeda dari tahun 2017 adalah untuk tahun 2018 USBN akan dilakukan untuk semua mapel.

UN merupakan penilaian hasil belajar oleh Pemerintah. Pelaksanaan UN dilakukan melalui UNBK. Jika UNBK tidak dapat dilaksanakan, maka UN dilaksanakan berbasis kertas, Penilaian hasil belajar oleh Satuan Pendidikan dilakukan melalui USBN untuk semua mata pelajaran.

Ujian Sekolah (US) untuk SD dan Madrasah (US/M) ditiadakan, dan ditingkatkan mutunya menjadi Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN). Pelaksanaan USBN dapat dilakukan melalui ujian berbasis kertas dan/atau berbasis komputer. POS USBN 2018 dan POS UN 2018 ditetapkan oleh BSNP, sedangkan data peserta UN menggunakan DAPODIK di PDSPK.

TRENDING :  Cegah Pencurian, MKKS Himbau Sekolah Tingkatkan Kewaspadaan

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kudus, Suharto, usai membuka acara Sosialisasi Ujian Nasional Berbasis Komputer, dengan peserta Kepala Sekolah SMP dan MTs di sesi pertama, serta SD dan MI pada sesi kedua di Aula SMP Muhammadiyah 1 Kudus. Senin (12-03-18).

Menurutnya, “ Pelaksanaan UNBK di Kabupaten Kudus telah memasuki tahun kedua, dari 49 Sekolah, 14 sekolah melaksanakan UNBK secara mandiri, dan yang MTs dari jumlah 65 Sekolah, 49 diantaranya melaksanakan secara mandiri,” Kata Suharto.

TRENDING :  Kaligrafi Seharga 2 Miliar Dipamerkan Pada Festival Alqur'an Qudsiyyah Kudus

Penyelenggaraan UNBK sendiri pertama kali dilaksanakan pada tahun 2014 secara online, dan terbatas pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) yang selama ini sudah berjalan.

“Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online yaitu soal dikirim dari server pusat secara online, melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline. Selanjutnya hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload),” katanya.

“Secara umum, Kudus telah siap melaksanakan UNBK mandiri 100 persen, baik mandiri murni ataupun menumpang, dan kami juga sudah memperhitungkan kemungkinan terjadinya mati listrik, keterlambatan soal, tertukarnya soal, dan ketidakjelasan hasil cetak soal, bisa diminimalisir,” jelasnya.

TRENDING :  Situs sscn.bkn.go.id Tak Dapat Diakses, Pendaftaran CPNS Diundur

Sementara itu, senada dengan Suharto, Kasi Pendidikan Madrasah pada Kementrian Agama (Kemenag) Kudus, Suhadi menyampaikan bahwa, Madrasah Tsanawiyah yang ada dibawah naungan Kemenag, juga secara umum telah siap melaksanakan UNBK.

“Baik itu negeri maupun sekolah-sekolah Madrasah yang dikelola oleh swasta, baik mandiri, maupun mereka yang menumpang di sekolah Aliyah, mereka telah menyatakan kesiapannya.” jelas Suhadi. (AJ/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :