Selain Baksos, GKMI dan Tali Akrap Edukasi Warga Tentang Penyakit Difteri

oleh
Sejumlah warga Pecinan Hadipolo saat diedukasi terkait penyakit Difteri (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sejumlah warga di kampung argopuro atau pecinan Rt 06, Rw 02 Desa Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kudus hari ini Minggu, (21-1-2018) kedatangan tamu.

Mereka datang dari pegiat sosial pemuda pemudi Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Kudus bekerjasama dengan Komunitas Lintas Agama dan Kepercayaan Pantura (Tali Akrap).

Ketua Komunitas Lintas Agama dan Kepercayaan Pantura (Tali Akrap) Moh Rosyid mengatakan, tujuan utama digelarnya acara tersebut adalah menimbulkan rasa peduli terhadap sesama dalam bentuk berbagi rizki berupa 120 sembako kepada masyarakat setempat dari pemuda Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Kudus.

TRENDING :  Tumbuhkan Minat Baca Generasi Muda, Balai Bahasa Gelar Lokakarya Penulisan Esai

Moh Rosyid yang juga pegiat toleransi beragama, itu mengucapkan banyak terimakasih kepada pemuda Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Kudus yang berkenan berbagi pada sesama makhluk Tuhan.

TRENDING :  Tinta Cetak E-KTP Habis, Disdukcapil Kudus Minta Maaf

Selain itu, Kami juga memberi pemahaman cara mencuci tangan yang higinis versi medis atau yang lebih dikenal dengan Hand hygiene dengan mendatangkan dokter RS Mardirahayu Kudus, dr. Natalia, yang juga Jemaat dari Gereja Kristen Muria Indonesia (GKMI) Kudus.

Salah satu cara sederhana dari penyakit yang bisa dilakukan dan tidak boleh dilupakan yakni dengan hand hygiene.

TRENDING :  Kudus Alami Inflasi 0,60 Persen, Apa Penyebabnya?

“Hand hygiene adalah mencuci tangan dengan enam gerakan. Hand hygiene sendiri telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) sebagai salah satu faktor penentu keselamatan pasien,” ujar dr. Natalia saat memberikan pemahaman dihadapan warga setempat. (AJ)

KOMENTAR SEDULUR ISK :