Selesai Dibangun Sarpras Untuk Kenyamanan Pengunjung Taman Krida Wisata

oleh

Kudus, isknews.com – Taman Krida Wisata Kudus, semakin hari semakin ramai pengunjung. Terutama pada hari libur Minggu dan hari-hari libur resmi, jumlah pengunjung di obyek wisata yang letaknya di komplek GOR Wergu Wetan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus itu, mencapai ratusan orang. Diantara wahana yang menarik perhatian dan kedatangan pengunjung yang terdapat di Taman Krida Wisata, adalah Taman Lampion.

Minat warga masyarakat yang begitu besar itu, mendorong Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, selaku pengelola, untuk meningkatkan sarana dan prasarana (sarpras). Tujuannya agar pengunjung merasa nyaman dan senang, karena terpenuhi kebutuhannya, disela-sela menikmati wahana yang tersedia di taman tersebut.

TRENDING :  Wali Murid Pertanyakan Kutipan Uang Untuk Pemutaran Film Di Sekolah

Dwi Erwin Driastuti, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) pengadaan sarpras Taman Krida Wisata, kepada isknews.com yang menemui di ruang kerjanya, Rabu (0301/18), mengatakan, di Taman Krida Wisata kini sudah bertambah dengan sejumlah sarpras, melengkapi sarpras yang sudah tersedia sebelumnya.

TRENDING :  Kader Posyandu Diimbau Maksimalkan Layani Warga

Sarpras tersebut terdiri dari, pembangunan gapura pintu loket masuk ke kolam anak, ruang atau kamar bilas, gazebo sebanyak dua unit, kandang hewan sebanyak tiga unit, total anggaran untuk semua kegiatan proyek fisik tersebut, sebesar Rp 2,587 miliar. “Semua proyek itu sudah selesai 100 persen dan siap untuk difungsikan.”

TRENDING :  Dari Metode Jemput Bola Hingga Penyisiran Dari Rumah Ke Rumah Dukcapil Upayakan Semua Warga Miliki e – KTP

Dengan selesainya pembangunan sarpras itu, lanjutnya, tugasnya sebagai PPTK Taman Krida Wisata, sudah selesai. Selanjutnya untuk pengoperasian sarpras itu menjadi kewenangan kepala UPT Obyek Wisata Disbudpar Kabupaten Kudus, yang membawahi Taman Krida Wisata. “UPT Pengelola Obyek Wisata mempunyai kewajiban mengoperasikan dan memelihara obyek wisata, sesuai tanggungjawabnya.” (DM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :