Semarak Maulid Nabi 1440H, 152 Anak Ikuti Khitanan Massal Masjid Agung Kudus

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Masjid Agung Kudus setiap tanggal 12 Rabiul Awal penanggalan hijriyah menyelenggarakan Khitanan Massal.

Bupati Kudus beserta jajarannya nampak hadir sekaligus membuka pelaksanaan khitanan massal. “Dengan berkah dan doa para kyai, serta masyarakat yang menyaksikan, kalian sungguh beruntung. Semoga setelah khitan bisa menjalankan aktifitas seperti biasa, dan kami doakan menjadi anak sholeh,” tutur Bupati Tamzil dihadapan peserta khitan dan orang tua yang mendampingi.

TRENDING :  Pembagian Nasi Bungkus Haul Sunan Muria Disambut Antusias Warga

Zaenal Fahmi ketua panitia menyebut, Tahun ini peserta lebih banyak dibanding tahun lalu. Kemeriahan tersebut bisa dilihat dari jumlah peserta khitan yang ikut, “jika tahun lalu sekitar 100, tahun ini 150 peserta,” katanya kepada awak media, Selasa (20/11/2018).

Bahkan ada 2 peserta susulan yang ingin dikhitan, “Kebanyakan alasannya, orang tua ada yang tidak mengetahui informasi jika ada khitan, kebetulan putranya ingin dikhitan, maka diikutkan susulan. Jadi total peserta khitan ada 152,” terang Fahmi.

TRENDING :  KH.Riza Afthoni Ajak Umat Islam Tingkatkan Ibadah Usai Lalui Bulan "Tarbiyah" Ramadhan

Mereka mayoritas datang dari daerah Kudus dan sebagian dari Kabupaten tetangga, sebut saja Blora, Purwodadi dan lainnya. Usia terkecil peserta khitan umur 3,5 tahun. Semuanya beragama islam, karena pada saat registrasi kami meminta salinan Kartu Keluarga (KK) masing-masing.

Kami melibatkan 8 tenaga medis, yakni dokter dan perawat. Para peserta, lanjut Fahmi, mendapatkan seperangkat baju, peci, sarung, celana dalam khusus khitan, tas, uang saku dan berkat.

TRENDING :  Takbir Akbar Masjid Agung Malam Ini, PCNU Dan PDM Peroleh Bantuan Dana Dari Bupati

Pantauan isknews.cok di lokasi, Raut wajah tegang nampak di wajah mereka untuk masuk bilik tempat berlangsungnya khitan. Ratusan orang tua dan kerabat tengah menunggu putranya di depan gerbang belakang Masjid Agung Kudus. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :