Sembilan Desa Berlaga Dalam Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten

oleh
Sembilan Desa Berlaga Dalam Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten
Foto: Proses penilaian dan pembinaan posyandu terintegrasi yang ada di Desa Gamong, Rabu (18-07-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Sri Murni III yang berasal dari Desa Gamong pada Rabu (18-07-2018), menjalani Pembinaan Posyandu Terintegrasi Tingkat Kabupaten tahun 2018. Dalam perlombaan ini, posyandu Sri Murni III akan bersaning dengan sembilan posyandu di Kudus untuk memperebutkan gelar juara.

Dalam penilaian dan pembinaan ini, tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) yang didampingi tim Dinas Kesehatan Kabupetan Kudus, melakukan kunjungan langsung untuk melihat sejuah mana keterpaduan pembinaan posyandu Sri Murni III oleh pemerintah Desa Gamong.

TRENDING :  Lima Komisioner Bawaslu Kudus Lakukan Konsolidasi dengan PJ Bupati dan Sekda

Kabid Permas, Dinas PMD sekaligus Sekertaris Tim Pembinaan Posyandu, Sapami, mengatakan Desa Gamong merupakan tempat ke empat dalam penilaian dan pembinaan posyandu tingkat kabupaten. Sebelumnya timnya, telah menyambangi sejumlah posyandu di beberapa desa untuk melakukan kegiatan yang sama.

“Memelalui kegiatan ini, kami bisa melihat secara langsung aktivitas kader posyandu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, dengan pembinaan ini kami bisa mengetahui perkembangan posyandu selama satu tahun terakhir, mengidentifikasi potensi dan kelemahan dalam penyelenggaraan posyandu,” jelasnya.

TRENDING :  Koperasi Solusi Sejahterakan Anggota Paguyuban Kuliner Pati
Sembilan Desa Berlaga Dalam Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten
Foto: Proses penilaian dan pembinaan posyandu terintegrasi yang ada di Desa Gamong, Rabu (18-07-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Sapami menegaskan sasaran posyandu adalah seluruh masyarakat utamanya, bayi, anak balita, ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, dan pasangan usia subur. Melihat cakupannya yang luas, posyandu diharapkan dapat terintegrasi dengan layanan sosial dasar seperti BKB dan PAUD.

Untuk metodenya, didasarkan pada 35 indikator yang meliputi kepengurusan, kader, sarana, prasarana, dana pelaksanaan progam pokok PKK, pelaksanaan progam pengembangan serta pelaksanaan administrasi yang dipadupadankan indikator pada Pedoman Kesatuan Gerakan PKK KKBPK Kes.

“Adanya integrasi ini diharapkan pelayanan posyandu yang ada di Kabupaten Kudus berkembang semakin baik. Melalui posyandu ini diharapkan drajat kesehatan masyarakat utamanya ibu dan anak bisa meningkat,” tutur Sapami.

Kepala Desa Gamong, Muryanto, mengungkapkan posyandu Sri Murni III yang didaulat sebagi perwakilan dari Kecamatan Kaliwungu ini berada di golongan madya. Dengan adanya pembinaan seperti ini, diharapkan cakupan pelayanan dari posyandu Desa Gamong dapat lebih baik. Terlebih, predikatnya dapat meningkat ke golongan madiri atau paripurna. (NNC/WH).

KOMENTAR SEDULUR ISK :