Sembilan Kecamatan Belum Lunasi Penebusan Rastra

oleh

Rembang, isknews.com (Lintas Rembang) – Dari empat belas kecamatan yang ada di wilayah Rembang tercatat lima kecamatan telah melunasi harga tebus raskin (HTR) sampai batas waktu pelunasan rastra per 10 Desember. Sembilan kecamatan lain diminta segera menyetor agar penyaluran tahun depan tidak menyisakan masalah.

Kasubag Administrasi Sumber Daya Alam pada Bagian Administrasi Perekonomian Setda Rembang Supriyo menjelaskan pelunasan HTR tiap bulan batas waktunya per tanggal 10. Demikian halnya untuk penyaluran bulan Desember yang maju dibagikan Nopember kemarin mestinya sudah harus beres.

“Tercatat baru lima kecamatan yang telah melunasi HTR yaitu Kragan, Gunem, Lasem, Sale dan Kaliori. Untuk itu Satgas Rastra berupaya keras menagih dan diharapkan pada minggu ini semua menyelesaikan pembayaran,” imbuhnya.

TRENDING :  Pendidik PAUD Akan Kembali Dapatkan Kenaikan Upah di Tahun 2020

Saat ditanya masalah pagu dan kuota rastra tahun depan Supriyo menyebutkan dari Kementerian Sosial ada perubahan mekanisme dan wujudnya menjadi bantuan pangan non tunai (BPNT) yakni berupa voucher yang dibelanjakan oleh pemilik untuk membeli bahan pangan. Hanya saja sampai ini belum diterima informasi lebih lanjut terkait hal tersebut apakah nanti jumlah warga yang memperoleh identik dengan Keluarga Sasaran Penerima Manfaat (KSPM) penerima rastra 2017.

TRENDING :  Kirab Budaya Meriahkan Hari Jadi Kabupaten Rembang ke 276

“Sampai sekarang saya belum menerima informasi lebih lanjut terkait hal tersebut apakah nanti jumlah warga yang memperoleh identik dengan Keluarga Sasaran Penerima Manfaat,” tuturnya.

Ia melanjutkan, penerima raskin tahun 2016 sebanyak 69.014 rumah tangga sasaran penerima manfaat (RTS-PM) dengan jumlah beras yang dibagikan mencapai 1.035.210 kilogram per bulan. Untuk 2017 istilah raskin berganti rastra adapun penerima berganti KSPM, jumlah naik menjadi 76.845 KSPM dan beras yang didistribusikan menjadi 1.152.675 kilogram.

“Ditahun 2016 ada 69.014 rumah tangga dengan jumlah 1.035.210 kilogram per bulan sedangkan di tahun 2017 jumlahnya naik menjadi 76.845 rumah tangga dengan beras 1.152.675 kilogram yang didistribusikan,” jelasnya.

Ditambahkan tiap KSPM per bulan mendapatkan jatah sama seperti tahun-tahun sebelumnya yakni sebanyak 15 kilogram selama setahun penuh, dengan harga tebus di titik distribusi Rp1.600 per kilogram. Untuk mengeliminir permasalahan pelunasan sendiri saat ini bisa melalui kartu harga tebus raskin (HTR) di bank yang telah ditunjuk untuk bekerja sama dengan Bulog.

TRENDING :  Disdagperin Pati Sidak Harga Sembako di Pasar Tradisional

“Pelunasan nantinya akan lebih mudah menggunakan kartu harga tebus raskin yang bisa dibayarkan melalui bank mitra kerjasama Bulog,” tandasnya. (rtw)

KOMENTAR SEDULUR ISK :