Seminar arudl dengan tema “Menggali Khazanah Syair Sholawat”

image

Seminar arudl dengan tema
“Menggali Khazanah Syair Sholawat”

Kudus, Isknews.com – (20/5) Dalam rangka menyukuri usia ke seratus tahun, Qudsiyyah bekerjasama dengan KOMPAQ dan Forum Mahasiswa Islam (FORMI UMK) melaksanakan seminar arudl dengan tema “Menggali khazanah Syair Sholawat” sebagai bentuk sumbangsih akademis dan usaha melestarikan ilmu peninggalan para ulama untuk generasi masa depan.

Sejarah Arudl lebih dikenal dengan ilmu yang membahas syair-syair arab. Syair arab merupakan literatur peninggalan para ulama yang memadukan seni dalam menyebarkan ilmu mereka.

Sedangkan tujuan umum mempelajari ilmu ini adalah agar mampu membedakan antara puisi dengan selain puisi dan untuk memelihara dari perbuatan mencampur-adukkan antara satu pola puisi dengan pola lainnya serta menghindari terjadinya perubahan-perubahan yang dilarang.

TRENDING :  SMP 4 Kudus Laksanakan UNBK-2017 Di SMK Terdekat

Meskipun sama pola namun tak selamanya puisi tersebut sesuai dengan aturan, sehingga bahar tersebut memiliki aturan-aturan tambahan. Itulah yang dibahas dalam ilmu arudl yang kini kian langka dikaji.

image

Fenomena shalawat yang kini menjadi pemersatu umat islam ditanggapi bermacam-macam oleh para akademisi. Shalawat ataupun pesan dalam syair terdengar syahdu disenandungkan dengan nada yang khas timur tengah ataupun nusantara. Bahkan maksud ataupun makna dari syair tersebut tidak sepenuhnya ditangkap oleh para pendengar, mayoritas pendengar menikmati senandung shalawat meski tidak mengerti maknanya.
Ulama seperti KHR. Asnawi menciptakan qosidah dan syair baik berbahasa arab maupun jawa sebagai media dakwahnya. Dakwah yang dibalut dengan kesenian ini juga diikuti oleh KH. Bisyri Mushtofa (Rembang) hingga al-Habib Syeh Assegaf (Solo).

TRENDING :  HUT 23 SMPN 2 Wedarijaksa Momentum Untuk Majukan Dunia Pendidikan

Muhammad Hasan Alumni Qudsiyyah Kudus sekaligus ketua panitia acara saat di wawancarai Isknews.com menjelaskan bahwa salah satu keunggulan keilmuwan di Madrasah Qudsiyyah adalah ilmu Arudl. Keunggulan ini terlihat dengan hadirnya para ustadz yang masih melestarikan ilmu khas salaf ini, seperti KH. Saifuddin Luthfi, Miftahur Rohman, dll.

Kegiatan seminar arudl yang di laksanakan di Auditorium Universitas Muria Kudus ini dihadiri oleh delegasi siswa MA/ SMA dan pondok pesantren Kabupaten Kudus dengan hampir 500 peserta.

image

Acara seminar ini di awali dengan penampilan group rebana almubarok, berlanjut qori’ dan menyanyikan lagu kebangsaan indonesia raya. Adapun Sambutan juga di berikan dari Bapak Zaenuri wakil rektor 2 UMK dan ketua panita satu abad l, Bapak Ihsan.

TRENDING :  BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KEMENDIKBUD KELUARKAN LARANGAN PUNGUTAN UNBK

Keynot speaker oleh seorang pakar Arudl Kudus, beliau KH. Saifuddin Lutfi.

Datang dari latar belakang yang berbeda, narasumber kali ini juga sangat berkompeten di bidang nya mereka adalah
1. Arief Budiman, SS. MA : Sejarah Perkembangan Syair Arab dan Eksistensi Ilmu Arudl dalam memahami sholawat.
2. Miftakhur Rohman : Jenis-jenis syair yang terkodifikasi dalam ilmu Arudl dan penerapannya.
3. H. Ashfal Maula, Spd.I : Fungsi Arudl dalam Khazanah Syair Shalawat Kekinian.

image

Hasan sangat berterima kasih kepada pihak yang sudah membantu terlaksananya event ini dan berharap dengan di adakan nya seminar ini, minimal dari kita (orang awam) mengetahui apa itu Arudl dan fungsi dari ilmu tersebut.”pungkasnya. (Jivan)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Comments are closed.