Sempat Dadlock Pada Muswil 7,  Pengurus RAPI Kudus  Terbentuk Lewat Muswillub

oleh
Bupati dan wakil bupati Kudus saat menerima plakat kenang-kenangan dari pengurus RAPI wilayah 22 Kudus usai Musywillub dan Pelantikan (Foto: YM)

Kudus, isknews.com – Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub)  dan pelantikan RAPI (Radio Antar Penduduk Indonesia) Wilayah 22 Kabupaten Kudus digelar di pendopo Kabupaten Kudus, kemarin, Acara yang dihadiri oleh Bupati dan wakil Bupati Kudus itu juga dihadiri oleh Daniel S Narding Ketua RAPI Jawa Tengah, Minggu (02/12/2018).

Musyawarah luar biasa RAPI Kudus ini dilakukan karena saat digelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke – 7  Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 22 Kabupaten Kudus di Aula Balai Desa Tanjung Karang Kecamatan Jati, Kudus pada Minggu (25-3-2018) lalu pada sesi pemilihan ketua terjadi deadlock sehingga kepengurusan RAPI Kudus di tangani sementara oleh pengurus RAPI Daerah Provinsi Jateng.

Setiyo Margono, yang sebelumnya  merupakan pejabat ketua sementara RAPI Wilayah 22 dalam sambutannya mengatakan,  Musyawarah RAPI kali ini bisa berjalan sukses walau tanpa anggaran dari pemerintah hal itu berkat kerja keras anggota RAPI Kudus dan harapanya musyawarah ini bisa berjalan lancar.

TRENDING :  Tiga Warga Kudus Tenggelam di Pantai Bondo Jepara

“Kedepan kami berharap Rapi dapat bekerjasama secara sinergis dengan pemerintah Kabupaten Kudus, bahwa slogan RAPI Kudus adalah bersih iklas dan amanah,kita yakin organisasi  kita adalah organisasi yang bisa membantu dibidang sosial dan kemasyarakat,” ujarnya.

Ketua RAPI Jateng, Daniel S Narding dalam kata sambutannya menyampaikan, sebagai konsekwensi mangantisipasi RAPI Kudus yang kemarin mengalami kegagalan pada penyelenggaraan Musyawarah pada bulam Maret, maka kemarin kami menugaskan pimpinan sementara RAPI Kudus dari tingkat Provinsi.

“Ada perubahan anggaran dasar tentang masa kerja pengurus RAPI, yang awalnya dari tiga tahun masa bakti, kini dirubah menjadi 4 tahun, sehingga kita harapkan makin meningkatkan kinerja para pengurus Rapi untuk lebih intensif dalam mejalankan program-program kerja sosialnya,” katanya.

TRENDING :  Tabrakan Kapal Di Perairan Tuban, 12 ABK KM Mulya Jati Ditemukan Selamat Sisanya Masih Dalam Pencarian

RAPI sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial dan kemasyarakatan diharapkannya bisa menjadi garda informasi terdepan dalam memberikan info pemberitahuan tentang segala hal  dengan cepat dan tepat.

“Terutama yang terkait dengan kebencanaan alam  atau peristiwa lainnya yang terjadi diwilayah kerjanya, untuk itu pembentukan pengurus RAPI harus segera diselengarakan,” kata dia.

Sementara itu Bupati Kudus HM Tamzil dalam sambutannya mengatakan, kontrubusi RAPI tidak usah diragukan ditingakat Kabupaten maupun Nasional tentang bidang sosial dan kemasyarakatan.

“Komunikasi RAPI tidak ada jarak dan  waktu sehingga bisa menyampaikan informasi informasi yang akurat dan dapat disampaikan oleh masyarakat. Anggota RAPI saya harapkan men jadi insan yang berkualitas dan jadi akses Nasional.

TRENDING :  Dua Perangkat Desa Tluwuk Resmi Di Lantik

Soal pemilihan ketua maupun jajaran RAPI Kudus, “Memang harus berdemokrasi  dengan baik dan yang menjadi ketua dan pengurus harus bisa melanjutkan kinerja organisasi RAPI yang dulu dan jadi lebih baik lagi,” pungkas Tamzil.

Musyawarah Luar biasa dan Pelantikan Anggota pengurus RAPI wilayah 22 Kudus dihadiri selain Bupati Kudus HM Tamzil, wakil bupati HM Hartopo, Ketua RAPI Daerah Provinsi Jateng, Pasintel Dim 0722 Kapten Inf Ibnu Latifur, para pengurus RAPI wilayah 22 dan anggota serta penggurus RAPI dari wilayah 11 se Jateng.

Susunan pengurus RAPI Wilayah 22 Kudus hasil Musyawarah Luar biasa  periode 2018 – 2022, Ketua Setiyo Wargono, Wakil ketua  Supangat, Sekretaris Sukaryono. (YM/YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :