Sempat Dihalang-halangi Keluarga Pelaku Mutilasi, Pihak Keluarga Pati Bersikeras Rawat Cucunya

by
isknews

“Setahu saya MK itu kalau datang ke sini, gak penah kasar atau melihatnya marah kepada anak saya. Anak saya sendiri pun tak pernah bercerita tentang persoalan rumah tangganya,” tuturnya.

Saryadi mengaku, mendapatkan telpon dari putri bungsunya itu tiga bulan yang lalu. “Nindy bertanya tentang keadaan keluarga di Pati bagaimana.”

Tiga hari sebelumnya, imbuh Saryadi, dirinya sempat di telepon oleh pelaku, MK. Dia berdalih, apakah Nindy pulang ke Pati karena korban tidak pulang beberapa hari ini, Sabtu (09/12/2017).

TRENDING :  Ratusan Warga Geruduk Bank Mandiri Kudus, Minta Kejelasan Voucher UN Swissindo

Kepanikan sempat terjadi di tengah keluarga yang berada di Kabupaten Pati, bahkan kakak korban sempat mengumumkan kehilangan orang dengan ciri-ciri tatto di bagian tubuhnya.

“Saya tahunya ada pemberitaan di televisi, kalau anak kami sudah meninggal dunia di Karawang, Selasa (12/12/2017). Kami langsung ke Karawang, dan tidak menyangka musibah ini menimpa kepada kami,” sebutnya terbata-bata.

TRENDING :  Bayi Malang Ditemukan di Dalam Kardus Minuman

Hak Asuh Anak
Sesampainya di Karawang selain mengidentifikasi bahwa korban benar-benar anaknya. Saryadi dan istrinya juga mendatangi rumah mertua Nindy, untuk mengambil cucunya yang selama ini dititipkan Nindy di sana.

TRENDING :  Razia Karaoke, Belasan PK Tanpa Identitas Diamankan

KOMENTAR SEDULUR ISK :