Sempat Dikabarkan Hilang, Warga Japan Dawe Ditemukan Tinggal Tulang Belulang

oleh

Kudus, ISKNEWS.COM – Penemuan tulang belulang yang masih membentuk kerangka manusia ditemukan warga di hutan lereng gunung Muria, tepatnya di sekitar Argopiloso turut Desa Klakahkasian Kecamatan Gembong Kabupaten Pati.

“Kerangka tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan meninggal sejak 6 bulan lalu. Diketahui bernama Ngatmin (50) yang beralamat di Desa Japan RT 11 RW 2 Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kudus, Bergas C Penanggungan, Kamis (13/12/2018).

Dari informasi yang telah dihimpun isknews.com, pada Rabu (12/12/2018) sekitar pukul 16.00 WIB, petani kopi setempat, Choirul Yusroh (24) sudah sekitar 7 bulan tidak ke kebun dan saat akan membersihkan kebun kopinya melihat mayat di gubuk miliknya.

TRENDING :  Sayyid Ainul Haq, Sosok Dibalik Nama Kelurahan Kajeksan

Kemudian, Ia langsung memberitahukan warga lain, selanjutnya keduanya pulang dan melapor ke Kades Desa Klakahkasian selanjutnya Kades menelepon Bhabinkamtibmas.

Bersama dengan piket reskrim beserta 4 warga dan keluarga korban langsung mendatangi TKP untuk mengambil mayat tersebut. Setelah berjalan kaki sejauh 18 km (karena tidak dapat ditempuh dengan kendaraan), juga dibantu oleh tim siaga dan BPBD Desa Japan Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus menuju PTPN Jolong untuk dilakukan pemeriksaan medis oleh team medis dari Puskesmas Kecamatan Gembong.

TRENDING :  Lima Kali Dibobol Tamu Tak Diundang, SDN Widorokandang Diduga Dibakar

Hasil pemeriksaan ditemukan ciri-ciri dan kondisi mayat waktu itu dalam kondisi sudah tinggal tulang belulang, gigi atas sebelah kiri sulaman/bekas ditambal dan Menggunakan baju kotak kotak warna putih hijau dan celana warna hitam.

Sementara itu, Kepala Desa Japan, Sigit, membenarkan korban yang ditemukan tinggal kerangkanya itu adalah warga desanya yang diketahui hilang sejak awal bulan Juni lalu.

Menurut informasi pihak keluarga, pada sekitar bulan Juni lalu korban meninggalkan rumah sekira jam 03.00 WIB, dengan menggunakan pakaian sesuai pada saat ditemukan sekarang, Kemudian waktu itu keluarga korban sudah melaporkan orang hilang di Polsek Dawe, “Dan bahkan sudah masuk di media sosial sehingga banyak diketahui oleh warga sekitar,” ucapnya.

TRENDING :  Lomba Desa Perwujudan Dukung Pembangunan di Kabupaten Kudus

Dikatakannya, dari pemeriksaaan tim medis, hasilnya tidak ada tanda penganiayaan. Ngatmin telah dimakamkan pada Kamis (13/12/2018) jam 9 di pemakaman desa setempat.

“Kami atas nama warga Japan dan wakil keluarga korban mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada relawan BPBD Kabupaten Kudus tanpa kecuali atas bantuan evakuasi mayat warga kami di areal yang jauh dan terjal di gunung Argopiloso Argo kelir,” tuturnya. (AJ/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :