Sempat Dirawat di RSU, Pencuri di Batealit Meninggal Dunia

by

Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Pelaku pencurian di rumah Nuriyati yang ada di Desa Raguklampitan Kecamatan Batealit, Rabu (13/12/2017) akhirnya meninggal dunia. Pelaku yang belakangan diketahui bernama Muflik (33) warga Desa Ngroto Kecamatan Mayong itu meninggal dalam perawatan di RSUD Kartini Jepara, Rabu (13/12/2017) sekitar pukul 20.15 WIB. Hal ini disampaikan oleh Kasubag Humas Polres Jepara AKP Sarwo Edhi Santosa, Kamis (14/12/2017).

TRENDING :  Ketua PSSI Hadiri Final Piala Putri Nusantara

Muflik, mengalami luka serius lantaran sempat menjadi bulan-bulanan warga setelah sempat sembunyi di gudang belakang rumah milik Nuriyati. Setelah meninggal dunia, jasad Muflik sudah dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Tidak hanya pelaku yang dirawat di RSUD Kartini, anak pemilik rumah, Feri (33) juga terpaksa di rawat di RS yang sama lantaran terluka setelah duel dengan pelaku. Feri mengalami luka dibagian kepala setelah kalah berduel. Nuriyati lalu berteriak meminta pertolongan warga. Dirinya juga membantu merebut obeng yang dibawa pencuri tersebut.

TRENDING :  Arbi Tularkan Tips Berbisnis ke Kalangan Muda

Nuriyati menambahkan, mendengar teriakannya, warga bergegas memberikan pertolongan. Mengetahui warga berdatangan, pelaku pencurian berusaha melarikan diri. “Karena banyak warga yang datang, pencuri ini lari dan bersembunyi di gudang barang bekas di belakang rumah, namun akhirnya ditemukan warga,” jelasnya.

TRENDING :  Pendapatan Pantai Kartini Ditargetkan Naik 34 Persen

Setelah diketahui keberadaannya, pelaku akhirnya diseret dari tempat persembunyian. Warga yang geram langsung menghujani pelaku dengan pukulan dan tendangan. Pelaku mengalami luka parah di bagian kepala. Setelah pelaku terkapar tak berdaya, polisi dari Sektor Batealit datang. Pelaku yang terluka sempat dibawa ke Puskesmas Batealit, namun akhirnya dirujuk ke RSU Kartini Jepara. (ZA)

KOMENTAR SEDULUR ISK :