Sempat Tembus Pasar Asing, Perajin Gerabah Mayong Kini Andalkan Pasar Lokal

Sempat Tembus Pasar Asing, Perajin Gerabah Mayong Kini Andalkan Pasar Lokal
Jepara, isknews.com (Lintas Jepara) – Warga di Desa Mayong dan sekitarnya sudah lama dikenal sebagai pengrajin gerabah dan genteng terbaik. Produksi gerabah dan genteng yang dihasilkan bahkan sudah menembus pasar ekspor. Akan tetapi, dalam beberapa tahun belakangan ini, produk gerabah dan genteng hanya mengandalkan pasar lokal, lantaran sepinya permintaan dari pasar luar negeri.
 
Salah seorang perajin gerabah di Desa Mayong Sugiyanto menyebut jika warga di desanya sudah berpuluh-puluh tahun memproduksi gerabah dan genteng. Produk berbahan dasar tanah liat yang dihasilkan sudah menembus pasar luar negeri. “Kerajinan gerabah ini pernah mengalami kejayaan dengan banyaknya permintaan dari luar negeri. Tingginya ekspor dibarengi dengan kemajuan mebel di Jepara,” katanya.
 
Sugiyanto menambahkan, meski tidak lagi merambah pasar asing, kini perajin gerabah di Desa Mayong masih terus memproduksi. Menurutnya, penjualan gerabah di pasar lokal masih tergolong ramai. “Sekarang memang mengandalkan pasar lokal, karena memang tidak ada permintaan dari luar negeri,” imbuhnya.
 
Lebih lanjut Sugiyanto mengungkapkan, dulu saat produknya bisa menembus pasar eropa, kebanyakan dibeli oleh dari Swiss, Belgia, dan Belanda. Gerabah yang diproduksinya dijadikan hiasan hotel dan resto. Namun, setelah industri mebel melemah, hubungan perekonomian luar negeri juga ikut melemah, termasuk kerajinan gerabah. “Dulu yang beli dari eropa sepeti Swiss, Belgia dan Belanda. Namun seiring meubel juga cukup sepi, maka cukup berimbas juga ke gerabah, karena pebisnis asing banyak beralih dari Jepara,” jelasnya.
 
Kini ia dan perajin lainnya, lebih banyak memproduksi bentuk gerabah lokal, seperti celengan, guci dan patung. Sedangkan pemasarannya mengandalkan pasar lokal diantaranya tradisi Syawalan, Gerebeg Besar, dan Pesta Rakyat lainnya. (ZA)
KOMENTAR SEDULUR ISK :
TRENDING :  Tahun ini, 12 Desa Disasar Program Pamsimas

Share This Post