Sempat Tertinggal, POP Makara Mampu Jungkalkan Berdikari 2-4

Kudus, ISKNEWS.COM – Berdikari mampu unggul lebih dulu atas POP Makara di menit 17 melalui gol cantik pemain nomor punggung 7 Jovi Romadhon, pada lanjutan babak delapan besar Divisi I Bupati Cup 2016 yang digelar di Stadion Wergu Wetan, Rabu (11/01/2017).

Pertandingan Berdikari vs POP Makara dimenangkan tim tamu dengan skor akhir 2-4 di Stadion Wergu Wetan, Rabu (11/01/2017). (ISKNEWS/MUKHLISIN)

Berawal dari tendangan bebas yang dieksekusi Deni Saputra dari pojok kiri pertahanan POP Makara, Romadhon mampu meneruskan bola menjadi gol sekaligus membawa Berdikari unggul 1-0.

Baca Juga :  Putra Jaya Kubur Mimpi Putra Persib Lolos Delapan Besar

Keunggulan Berdikari hanya bertahan empat menit saja. Doni Pamungkas menyamakan kedudukan menjadi sama kuat 1-1 di menit 21. Tak berhenti sampai disitu menit 24 sang kapten mampu mencetak gol sehingga kedudukan berbalik menjadi 1-2 untuk keunggulan POP Makara.

Bahkan pada menit akhir babak pertama POP Makara memperbesar keunggulan menjado 1-3 setelah Irvan Fahrizal menjebol gawang Berdikari. Keunggulan itu bertahan hingga babak pertama usai.

Di babak ke dua permainan masih tak berubah. Jual beli serangan dipertontonkan ke dua kesebelasan. Menit 59 Berdikari mendapat hadiah penalti. Tri Oki Okta yang menjadi algojo tak menyia-nyiakan kesempatan emas itu untuk memperkecil ketertinggalan. Skor berubah menjadi 2-3.

Baca Juga :  Hattrick Jasman Buka Peluang Mamuju Utama FC Lolos 16 Besar

POP Makara masih belum puas mencetak gol. Dua menit setelah penalti Berdikari, gelandang POP Makara Doni Pamungkas mencetak gol ke duanya. Melalui serangan balik cepat, pemain jangkung itu mampu mengecoh kiper lawan. Gol tersebut menjadi penutup laga ini.

Hingga peluit akhir dibunyikan tidak ada gol tambahan. POP Makara menang atas Berdikari 2-4. Hasil ini mengantarkan anak asuh Hidayat lolos ke babak Semifinal yang akan digelar pekan depan. Menunggu hasil pertandingan PSG melawan PS HW yang berlangsung pada hari yang sama. (MK)

APA KOMENTAR SEDULUR ISK ?