Sengketa Rumah Di Burikan: Tergugat Gelar Khataman, Eksekusi Di Tunda

Sengketa Rumah Di Burikan: Tergugat Gelar Khataman, Eksekusi Di Tunda

Kudus, isknews.com – Kawasan di sekitar jalan RA Kartini ikut Desa Burikan Kecamatan Kota Kudus, siang hingga sore tadi agak tersendat, pasalnya salah satu rumah yang berdiri di jalan tersebut seharusnya akan dilakukan eksekusi karena perkara sengketa yang sudah diputuskan oleh pengadilan, Kamis (12/10/17).

Pembacaan surat perintah pengosongan bangunan rumah oleh Pengadilan Negeri Kudus sudah dilakukan oleh Ketua Panitera Sutikno SH yang dibacakan bergantian dengan dua orang stafnya, disaksikan para pihak berperkara dan Kepala desa Burikan Selamet Wibowo.

Dalam amar putusannya Pengadilan telah memenangkan perkara perdata terkait kasus jual beli terhadap sebidang tanah dan rumah yang berada RA. Kartini no.126 Rt.04 Rw. 05 Kecamatan Kota Kabupaten Kudus, untuk segera dilaksanakan pelaksanaan putusan ( eksekusi) selaku termohon kasasi yang telah memenangkan perkara tersebut.

Sebagai penggugat dalam perkara tersebut adalah Mieke Yostania yang berprofesi sebagai Dosen UMK warga Desa Purwosari Rt.01 Rw.02 Kudus  melawan Achmad Rozi, yang sebelumnya adalah pemilik sebidang tanah dan rumah di Jln RA. Kartini no.126 Rt.04 Rw. 05 Kec. Kota Kudus selaku pihak tergugat 1 dan isterinya Sujiatik, dengan alamat yang sama selaku tergugat II.

TRENDING :  PTPN IX Eksekusi 20 Ha Lahan Yang Belasan Tahun Dikuasai Warga

Berdasarkan su‎rat dari PN Kudus Nomor : W12-U8/1596/PDT.04.01/X/2017,perihal pelaksanaan putusan ( eksekusi ) perkara nomor : 16/Pdt.G/2013/PN kds Jo Nomor : 50/PDT/2014/PT Smg Jo Nomor : 2984 K/ Pdt / 2014. 4. Bahwa dalam pelaksanaan putusan ( eksekusi ) perkara nomor : 16/Pdt.G/2013/PN kds Jo Nomor : 50/PDT/2014/PT Smg Jo Nomor : 2984 K/ Pdt / 2014,  pihak Tergugat harus menyerahkan tanah pekarangan seluas 286 M2 dalam keadaan kosong.

Bahwa pelaksanaan eksekusi, ( Pengosongan) perkara tersebut adalah berdasarkan‎ Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Kudus tertanggal 27 September 2017 Nomor : 01/Pemd.Pdt.Eks/2017/PN Kudus tentang pelaksanaan eksekusi.

TRENDING :  Tepati Janjinya PTPN IX Hari Ini Ratakan Dengan Tanah Bangunan Diatas Lahan Milik PG Rendeng Di Desa Tanjungrejo

Sempat terjadi perdebatan antara pihak eksekutor dari Pengadilan Negeri Kudus, terutama mengenai batas batas lahan obyek yang menjadi sengketa, disesalkan oleh para penasehat hokum tergugat bahwa adanya perubahan batas yang tidak sesuai dengan amar perkara yang disengketakan oleh para pihak, para penasehat hokum tergugat menuding pihak pengadilan telan melakukan koreksi atas perubahan batas wilayah sengketa.

“Ini kami keberatan karena yang bisa melakukan koreksi atas batas lahan sengketa adalah kami para pihak dan bukan Pihak pengadilan,” ujar Selamet Riyadi Penasehat Hukum Tergugat.

“ Saya menilai dengan adanya koreksi batas lahan yang menjadi sengketa oleh Pengadilan, dan tidak sesuai dengan amar putusan awal, maka saya menilai Pengadilan telah berpihak,” ujarnya.

Sementara itu Meike Yostania, pemenang perkara ini saat ditemui di lokasi mediasi dan pembacaan amar putusan menyatakan, “Kasus ini berawal dari hutang piutang sebesar RP 200 juta pada tahun 2012, antara tergugat dan suaminya dengan jaminan sertifikat tanah bangunan tersebut, namun karena tanah itu kini sudah di jual kepada dirinya maka, kini dirinyalah yang menggugat kepada pihak tergugat 1 & 2,” jelasnya.

TRENDING :  Penjabaran QS.Ali Imron 12-15, KH.Sya'roni: Jihad Besar, Perang Melawan Hawa Nafsu

“Saya sudah memenangkan perkara ini mulai dari tingkat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi semarang hingga ke mahkamah Agung, lalu kurang apalagi upaya saya untuk memperoleh hak saya,” katanya.

Sementara itu hingga pukul 15.30 WIB rumah yang akan dikosongkan, oleh pihak tergugat masih digunakan untuk pengajian khataman Alquran oleh keluarga sehingga pelaksanaan eksekusi hari ini batal dilaksanakan, berikutnya eksekusi akan dilakukan menunggu sampai batas waktu yang ditentukan oleh PN Kabupaten Kudus. (YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post