Sensasi Pedas Kepala Manyung

oleh
Kepala Manyung ISKNEWS.COM
Foto: Nikmatnya bersantap siang dengan Mangut Kepala Manyung khas Pati. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Kepala Manyung adalah menu berbahan kepala ikan Manyung yang diolah menjadi makanan pedas khas daerah pesisir wilayah Kabupaten Pati, Jawa tengah. Hampir setiap rumah makan di wilayah Kecamatan Juwana, hingga Kecamatan Batangan yang merupakan daerah pesisir di Pati, menyediakan menu tersebut.

Salah satu warung makan yang menyediakan kuliner pedas tersebut adalah Warung Sederhana. Dari namanya, warung makan ini memang terbilang sederhana, dindingnya hanya terbuat dari papan dengan cat berwarna mencolok dibanding bangunan yang lain, meski demikian tidak pernah sepi pengunjung. Warung ini sangat sejuk, pasalnya bangunan tepat berada di bawah pohon yang sangat rindang.

Di warung makan inilah menu mangut kepala Manyung menjadi menu utama. Kebanyakan para pelanggan dalam dan luar kota mencari olahan super pedas dengan bahan kepala Manyung. Pertama menginjakkan kaki di depan warung Sederhana, akan terasa aroma olahan kepala Manyung yang sangat khas bercampur pedasnya cabe yang menusuk hidung.

Kepala Manyung-2 ISKNEWS.COM
Foto: Aneka menu Warung Sederhana yang terletak di depan Polsek Juwana, atau sekitar Alun-alun Juwana. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Kenikmatan menyantap kepala ikan Manyung akan sangat terasa, terutama ketika disajikan dalam keadaan hangat. Rasa pedas dan gurih, mampu membuat lidah bergoyang. Kepala Manyung dengan sedikit daging yang masih menempel di sela-sela tulangnya, terasa nikmat di lidah. Menikmati Ndas Manyung, begitu masakan ini biasa disebut, benar-benar membuat keringat bercucuran.

TRENDING :  Percobaan Pencurian Terjadi di Dukuh Nganggrek

Lia (30) mengaku sangat menggemari masakan ini. “Sensasi nikmat dan pedasnya tidak ada banding,” ucapnya, sambil berusaha menyongkel daging dari sela-sela kepala Manyung dan sesekali menyeka keringat yang meluncur dari dahinya.

Ditambahkan, apalagi bumbu masakan dari bahan rempah-rempah yang meresap dalam daging maupun sela-sela rongga kepala ikan Manyung membuat kuliner ini susah untuk dilupakan.

Bagi yang penasaran, sekali melihat hidangan mangut kepala Manyung ini pasti akan terheran-heran. Bagaimana tidak, Kepala ikan manyung yang terbelah itu disajikan di piring yang terpisah dari piring nasi. Lumuran kuahnya yang sudah pedas masih ditaburi cabai hijau yang membalut daging kepala ikan Manyung. Sehingga tak pelak lagi, rasanya menjadi sangat pedas.

TRENDING :  Angin Puting Beliung Melanda Desa Bringinwareng Pati

Semua bagian kepala ikan ini enak untuk disantap, kecuali tulang tentunya. Mulai dari kulitnya yang kenyal, daging, insang dan yang paling dicari adalah kotok yaitu daging berwarna putih terletak di tenggorokan ikan Manyung dan rasanya gurih, kenyal serta kesat.

Menyantap makana ini akan terasa lebih nikmat jika tidak menggunakan sendok atau garpu, sehingga akan lebih leluasa mengeluarkan seluruh isi kepala ikan tersebut. Namun jangan heran jika usai makan, bau amis akan sulit hilang dari tangan.

Bagi penggila masakan pedas, bau amis sepertinya bukan halangan untuk menikmati olahan khas Kabupaten Pati ini.

Warung makan yang juga pernah dikunjungi dan sangat direkomendasikan oleh almarhum Pak Bondan, seorang pakar kuliner, ini selalu ramai pembeli. Meski satu porsi mangut kepala Manyung dihargai Rp 25 – 35 ribu, namun cukup untuk disantap dua orang ini selalu habis terlebih dahulu.

Jika benar-benar tertarik mencicipi sensasi pedasnya, anda bisa datang menjelang jam makan siang, karena dimungkinkan menu tersebut masih tersedia. Lewat dari jam itu, anda hanya akan mendapatkan aromanya.

TRENDING :  Dinsos Kabupaten Pati Dinilai Tebang Pilih Bantuan Difabel

Resep dan bahan-bahan untuk memasak ikan berkumis tersebut, sebenarnya sangat mudah didapatkan, yaitu rempah bumbu kare, santan, bawang, merica, kunyit dan cabai rawit hijau. Semua bahan-bahan tersebut disatukan dalam adonan serta dimasak selama tiga jam, sehingga rasanya meresap ke kepala daging.

Dengan kuah yang berwarna kuning semburat merah cabe, membuat penggemar kuliner pedas akan kembali untuk mencarinya.

Jadi, Ndas Manyung pedas merupakan menu selera kampung yang tak kampungan. Jika anda ingin menikmati sensasi pedas dan siap menerima tantangan untuk menikmati kuliner khas Pati ini, bisa langsung mencobanya di warung Sederhana, yang terletak di depan Polsek Juwana, atau sekitar Alun-alun Juwana.

Rasakan sensasi melawan rasa pedas hingga keringat bercucuran melumuri wajah, karena jika diskala dari 1 sampai 10 maka pedasnya pada angka 10. Bisa dibayangkan betapa menantang menu khas Kabupaten Pati ini. (IN/AM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :