Seorang Wanita Nekat Mencuri Bersama Kekasihnya Untuk Biaya Cerai

Seorang Wanita Nekat Mencuri Bersama Kekasihnya Untuk Biaya Cerai

Blora, isknews.com (Lintas Blora) – Bersama kekasihnya, seoranga wanita dua anak nekat melakukan aksi pencurian di empat kecamatan di wilayah Kabupaten Blora. Aksi itu dilakukan demi memperoleh biaya untuk cerai dari suami dan menebus ijazah sang kekasih. Kedua pelaku ditangkap oleh Polsek Sambong Kabupaten Blora Selasa (3/1/2017), sekitar pukul 10.21 WIB di SPBU Kecamatan Sambong.

TD (31), asal Desa Cabak kecamatan Jiken merupakan ibu dua anak. Dirinya mengaku melakukan beberapa aksi pencurian tersebut demi mendapatkan uang untuk biaya perceraian dengan suaminya.

“Saya melakukan ini (mencuri) untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan juga untuk mengumpulkan biaya perceraian saya dengan suami saya,” ujarnya dengan kepala tertunduk saat ditemui wartawan di Mapolsek Sambong, Rabu (4/1/2017).

BACA JUGA :  Waspada, Démam Berdarah Mengancam

Pengakuan berbeda dari kekasih TD, Yaitu AM (25), pemuda asal Kecamatan Cepu yang baru saja diwisuda di salah satu perguruan Tinggi Swasta di Blora. AM mengaku, melakukan aksi tersebut untuk menebus ijazahnya yang masih ditahan oleh kampusnya lantaran belum melunasi SPP selama kuliah. “Saya mencuri untuk menebus ijazah saya,” ujar Agni.

Pasangan kekasih antara TD dengan AM, harus berurusan dengan Polisi usai ketahuan mencuri di salah satu rumah penduduk di Kecamatan Sambong.

Kapolsek Sambong AKP Joko Priyono, menjelaskan, sepasang kekasih itu ditangkap sekitar pukul 10.21 WIB di SPBU Sambong Kemarin (3/1/2017). Penangkapan tersebut, menurut dia, bermula dari laporan warga yang merupakan korban pencurian, Sumaji warga Pojokwatu Kecamatan Sambong, pada tanggal (2/1/2017), karena telah terjadi tindak pencurian di warungnya saat di tinggal pergi ke Semarang untuk berlibur.

BACA JUGA :  Toko Sound System Di Ngemplak Disatroni Maling, Puluhan Barang Elektronik Raib

“Saat Sumaji pulang dari Semarang pada malam hari pukul 18.30, dia menjumpai pintu belakang tokonya terbuka dan di dalam tokonya berantakan,” katanya.

Ternyata, kedua pelaku tidak menyadari jika aksinya terekam CCTV yang ada di dalam toko tersebut. Sehingga tingkah polah kedua tersangka saat mencuri terekam jelas saat melakukan pencurian. “Berbekal rekaman cctv itu kami melakukan pengejaran kepada kedua pelaku,”ujarnya.

Lebih lanjut Joko menjelaskan, setelah keduanya tertangkap, mereka mengaku melakukan aksi pencurian itu tidak hanya di tempat Sumaji. Akan tetapi sudah 6 kali melakukan pencurian di Kecamatan Sambong. “Tetapi yang lapor baru satu ini dan itu menjadi langkah kami untuk menangkap mereka,” ujarnya. Keduanya mengincar warung dan toko sepanjang jalan Sambong-Cepu di Desa Pojokwatu.

BACA JUGA :  Ribuan GTT Sekolah Negeri Tak Bisa Peroleh NUPTK

Setelah pihak Kepolisian melakukan penyelidikan lebih lanjut, ternyata kedua pelaku tersebut tidak hanya melakukan aksinya di Kecamatan Sambong. Tetapi juga melakukan aksi tersebut di Kecamatan Cepu, Jiken dan Jepon.

Dari rumah pelaku bernama TD, polisi mengamankan barang bukti berupa kipas angin, TV LED, Minuman Instan sacet, dan 7 slop rokok dari hasil pencurian di Kecamatan Sambong.

Saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan. “Kedua pelaku juga tersangkut kasus penggelapan mobil dan kendaraan bermotor,” ungkap Kapolsek Sambong. (as)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post