Sepanjang 2018, Tindak Kriminalitas di Jepara Menurun

oleh

Jepara, ISKNEWS.COM – Tindak kejahatan atau kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum Polres Jepara selama 2018 mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penurunan aksi kriminalitas itu bahkan hampir mencapai 50 persen.

“Jika di tahun 2017 terjadi sekitar 415 tindak kriminal, maka sampai akhir tahun 2018 ini, baru terjadi 211 kasus kriminal di Jepara. Penurunannya cukup signifikan,” kata Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman, saat merilis capaian Polres Jepara sepanjang 2018 di ruang PPKO Polres Jepara, Senin (31-12-2018).

TRENDING :  Ditemui Bupati Dan Ketua DPRD, Honorer K2 Optimis Tuai Harapan

Arif merinci untuk tindak kejahatan konvensional, tindak pencurian dengan pemberatan (curat) masih mendominasi diikuti pencurian kendaraan bermotor dan narkotika. “Untuk kejahatan konvensional tiga besar masih didominasi curat, ranmor dan narkotika. Untuk curat terjadi 40 kasus sedangkan curanmor 34 kasus,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga menyatakan jika kasus kriminal yang berhasil diselesaikan juga cukup tinggi. Dari laporan sebanyak 191 kasus, berhasil terselesaikan 137 kasus atau sekitar 71 persen. “Capaian ini sudah cukup bagus karena melampaui target, namun tahun kita minta untuk jajaran reskrim memingkatkan lagi capaiannya,” kata Arif Budiman di hadapan perwira polres dan Kapolsek.

TRENDING :  Main Remi Saat Jam Sekolah, Belasan Pelajar Dijaring Satpol PP

Penurunan tindak kriminalitas di Jepara ini, lanjut Kapolres dipengaruhi oleh banyak faktor. Diantaranya memang kesadaran hukum warga masyarakat Jepara meningkat dan ditambah juga berbagai tindakan pencegahan maupun penindakan yang dilakukan oleh jajaran kepolisian. “Selain kesadaran masyarakat, penindakan hukum dan pencegahan yang kita lakukan juga berjalan baik,” jelasnya.

TRENDING :  Kirab Santri Songsong Peringatan Hari Santri di Jepara

Sepanjang 2018, lanjut Kapolres, Polres Jepara juga menerima beberapa penghargaan yang cukup membanggakan. Beberapa diantaranya, kata Kapolres adalah penghargaan sebagai wilayah bebas korupsi (WBK) yang diberikan oleh Kementrian PAN dan RB, penghargaan RSPA dari Polda Jateng, IRSA hingga penghargaan dari KPPN. “Kedepan kinerja kami di polres akan terus ditingkatkan sehingga pelayanan kepada masyarakat juga akan semakin baik,” pungkas mantan Kapolres Sragen ini. (ZA/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :