Sependek Kisah Nyimut, Getuk Goreng Asal Desa Kajar

by
Getuk Goreng isknews
Foto: Suasana pembeli yang menikmati Getuk Nyimut di Dukuh Ndapur, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (11-02-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Getuk Goreng adalah makanan khas yang banyak dijumpai di sejumlah kota. Banyak variasi bentuk dan proses produksi getuk goreng, seolah menjadi ciri khas dari masing-masing daerah. Begitupun dengan Nyimut atau Getuk Goreng asal Dukuh Ndapur, Desa Kajar, Kecamata Dawe, Kabupaten Kudus ini.

TRENDING :  Sayyid Ainul Haq, Sosok Dibalik Nama Kelurahan Kajeksan

Berbeda dari daerah lain yang menggunakan kelapa parut sebagai bahan campuran pebuatan getuk goreng. Getuk goreng khas Desa Kajar ini dibuat dari ketela yang ditumbuk halus, lalu dibulatkan dan digoreng tanpa campuran kelapa, atau biasa disebut sebagai Getuk Nyimut.

Banyaknya penjual getuk di Desa Kajar, tak ayal jika desa tersebut mendapat julukan sebagai sentra getuk goreng. Popularitas dari getuk goreng tersebut, menghantarkan isknews.com pada Niman (65), seorang perintis usaha Getuk Nyimut.

TRENDING :  Sigap Bencana, Pemerintah Kecamatan Mejobo Diacungi Jempol
Getuk Goreng-2 isknews
Foto: Niman (65) sedang menumbuk ketela untuk dijadikan Getuk Nyimut di Dukuh Ndapur, Desa Kajar, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (11-02-2018). (Nila Niswatul Chusna/ISKNEWS.COM)

Sabtu (11-02-2018), ditengah suasana mendung yang sesekali di selingi rintikan hujan, Niman menceritakan bahwa usaha yang ia rintis bersama almarhum istrinya, Warsini telah digelutinya sejak tahun 1987 silam.

TRENDING :  Mulai Ditempati, Kios Baru Pedagang Lentog Tanjung

KOMENTAR SEDULUR ISK :