Sidak Jelang Idul Adha, Petugas Distanpangan Kudus Temukan Hewan Kurang Sehat

oleh
Sidak Jelang Idul Adha, Petugas Distanpangan Kudus Temukan Hewan Kurang Sehat ISKNEWS.COM
Foto: Sejumlah dokter hewan dan petugas Distanpangan Kudus melakukan pemeriksaan untuk memastikan kesehatan hewan qurban yang bakal disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah di Kabupaten Kudus. (Aris Sofiyanto/ISKNEWS.COM)

Kudus, ISKNEWS.COM – Sejumlah dokter hewan dan petugas Dinas Pertanian dan Pangan (Distanpangan) Kabupaten Kudus melakukan pemeriksaan untuk memastikan kesehatan hewan qurban yang bakal disembelih pada saat Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriah.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kudus, Catur Sulistiyanto memimpin langsung jalannya pemeriksaan hewan di pasar hewan jalan lingkar selatan, Gulang Kecamatan Mejobo, Kudus, Senin (13/8/2018).

Bersama instansi terkait, Pihaknya selektif serta terlibat dalam memeriksa kesehatan hewan yang disembelih. Mestinya sudah jauh-jauh hari (Bulan Maret lalu, Red) pihaknya rutin melakukan pemeriksaan, baik di pasar hewan, dan sejumlah kelompok kecamatan.

TRENDING :  AWAS! Lokasi di Kudus Ini Rawan Kejahatan

Tujuannya apabila ditemukan ada hewan ternak sakit maka bisa secepatnya dilakukan pengobatan sehingga bisa digunakan ketika hari raya idul adha. “Dalam sepekan, kami mutar keliling bisa 5 kali. Sejauh ini kegiatan berjalan dengan sangat baik,” jelas Catur.

Tim melakukan pemeriksaan mulai dari depan, yakni los Sapi, kemudian Kerbau dan Kambing. Lebih lanjut, Biasanya pada saat pemeriksaan pasti semuanya sehat karena sudah dipilih dari para penjual, dengan tujuan untuk menarik pembeli. “Nah, tadi kita temukan ada sapi yang kondisinya tidak sehat,” ujarnya.

TRENDING :  Nekat Pukuli Warga Dengan Besi, Dua Pemuda di Mejobo Diciduk Polisi

Saat masuk di baris los pertama pasar, Catur menemukan hewan sapi yang kondisinya sedang tidak sehat, “Bisa jadi kondisi kelelahan di perjalanan, atau faktor lain,” ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, pihaknya memeriksa hewan tersebut, Sehingga bisa dilakukan langkah terapi agar bisa sehat kembali dan siap dijual sebagai hewan kurban.

TRENDING :  Pengurusan SIPI Dikeluhkan Nelayan

Jumlah kartu sehat yang terpasang hari ini, lanjut Catur, mencapai 250 lembar. Namun masih akan dilanjutkan pemeriksaan dan pemasangan pada hari berikutnya.
“Kita harus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Jadi warga benar-benar mengkonsumsi daging berkualitas karena hewan ternaknya saat hidup kondisinya sehat,” tambah Catur.

Selain di pasar hewan Desa Gulang Mejobo, pihaknya juga melakukan pemeriksaan hewan ternak di peternakan Pasuruan Lor. Sedangkan peternakan jenis sapi survey di desa Bacin dan Prambatan. (AJ/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :