Sidak ke Lapangan, Bupati Kudus Tak Temukan Pungutan dari Guru Swasta

by

KUDUS-Bupati Kudus H. Musthofa turun ke lapangan untuk bertemu dengan para guru di Pusat Kegiatan Gugus (PKG) SD dan PKD PAUD, Senin (17/10). Maksud inspeksi mendadak (sidak) tersebut, dirinya ingin memastikan yang sebenarnya terjadi. Setelah adanya dugaan pungutan liar (pungli) dari para guru swasta melalui twitter beberapa waktu lalu.

TRENDING :  Duta Besar RI untuk Mesir Mendapat Gelar Doktor: Terus Menuntut Ilmu, Tanpa Melihat Batas Umur

Pada cuitan di twitter tersebut, disebutkannya bahwa ada pungutan berupa pemotongan dari para guru swasta. Beberapa waktu lalu bupati telah menindaklanjuti dengan memanggil perwakilan guru SD dan pengurus Pusat Kerja Gugus (PKG) PAUD serta Disdikpora. Terjawab bahwa tidak ada pungutan, tetapi iuran sukarela.

Sidak yang merupakan tindak lanjut pertemuan tersebut, Bupati memastikan di lapangan bahwa tidak ada pungutan sebagaimana ocehan twitter yang sempat beredar. Yang ada hanya iuran secara sukarela dari para guru tersebut (itupun hanya sebagian) untuk kegiatan forum tersebut. Diantaranya untuk kurikulum, alat peraga dan ATK, serta adminstrasi organisasi.

TRENDING :  Ini Hasil Lengkap Cabor Renang POPDA Kudus 2017, Harjuna : Berharap Muncul Atlet Baru Berkualitas

”Saya tegaskan, di Kudus tidak ada pungutan dari para guru swasta. Ini bukan pungutan. Tetapi iuran sukarela untuk kelompok/forum,” tegas bupati ketika sidak ke SD Muhammdiyah 1 Kudus.

KOMENTAR SEDULUR ISK :