Simulasi Pemungutan Suara Pemilih Pemula

oleh
Foto: Siswa MA Madarijul Huda Kembang, Kecamatan Dukuhseti mengikuti simulasi pemungutan suara. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Pati, ISKNEWS.COM – Diperkirakan tingginya angka pemilih pemula pada Pilgub 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati gencar melakukan sosialisasi dan simulasi pemilu bagi di sejumlah sekolah. Seperti yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Dukuhseti dengan melakukan Sosialisasi Pilgub Jateng 2018 dan simulasi pemungutan suara di Madrasah Aliyah (MA) Madarijul Huda, Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Selasa (13-03-2018).

Pada kesempatan tersebut, Ketua PPK Dukuhseti, Supriyadi, mengajak para pemilih pemula untuk melakukan rekam KTP elektronik di kantor kecamatan. Ditegaskan, sesuai Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2018, tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/ Walikota dan Wakil Walikota pemilih yang akan memberikan hak suaranya, wajib menunjukkan KTP elektronik atau Surat Keterangan (Suket) dari Disdukcapil.

TRENDING :  Ribuan Siswa SMP di Kudus Siap Ikuti UNBK 2018

“Sesuai PKPU terbaru, selain membawa formulir undangan Model C.6-KWK, pemilih juga wajib menunjukkan KTP elektronik atau surat keterangan dari Disdukcapil. Untuk itu kami mengajak para siswa yang tercatat sebagai pemilih pemula, untuk melakukan rekam KTP elektronik di kantor kecamatan,” papar Supriyadi.

Foto: Siswa MA Madarijul Huda Kembang, Kecamatan Dukuhseti mengikuti simulasi pemungutan suara. (Ivan Nugraha/ISKNEWS.COM)

Menurut daftar pemilih sementara (DPS) hasil coklit, jumlah pemilih pemula di Pati mencapai 40 ribu lebih. Selain mengajak rekam KTP elektronik, dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan informasi terkait pelaksanaan Pilgub Jateng 2018.

TRENDING :  Persipa JR Bidik Kiper Berkualitas

“Termasuk mengenalkan jumlah dan nama paslon yang bakal bertarung dalam Pilkada nanti. Selain itu, kita juga mengajak siswa untuk mengikuti simulasi pemungutan dan Penghitungan suara dengan menciptakan suasana mirip di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kami berharap, mereka tidak kaku saat memberikan suara di TPS pada 27 Juni nanti,” sambung Supriyadi.

Sementara, Nurul Puji Lestari, siswa Kelas XII MA Madarijul Huda, mengaku antusias mengikuti sosialisasi dan simulasi yang diselenggarakan badan penyelenggara Pemilu tingkat kecamatan tersebut. Terlebih, pada Pilgub 2018 ini adalah kali pertama ia mempunyai hak pilih.

TRENDING :  Sambut Tahun Baru Hijriyyah, Santri PP. MUS-YQ Kwanaran Menggelar Istighatsah

“Senang sekali bisa mengikuti kegiatan ini, karena bisa mendapatkan informasi tentang Pilkada dari pihak-pihak yang berkompeten dibidangnya. Saat ini, saya memang belum mempunyai KTP elektronik. Tapi sebelum hari pencoblosan nanti, saya akan datang ke kantor kecamatan untuk melakukan rekam KTP elektronik,” ujar Nurul. (IN/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :