Sinau Bareng Cak Nun: Bila Ulama Umara dan Suporter Bahas Masa Depan Persiku

oleh
Ngaji bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di ALun-alun Simpang Tujuh, Selasa (02-10-2018) malam.

Kudus, ISKNEWS.COM – Terobosan gagasan sosial (Tegas) Group dan suporter macan muria mengadakan sinua bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa (02-10-2018) malam. Sinau bareng itu dalam rangka mendukung penuh terwujudnya Kudus yang religius, modern, dan ikut mengawal Persiku Kudus kembali jaya di sepak bola Indonesia.

Acara deklarasi Tegas Group yang dipimpin langsung oleh Ketua Ormas Terobosan Gagasan Sosial (Tegas) Kudus, Munjahid. Dalam sambutannya, Ketua Umum Tegas Group Munjahid mengatakan Tegas Group merupakan sebuah ormas yang semata-mata sebagai gerakan sosial.

Organisasi ini merupakan wujud dari persatuan seluruh unsur masyarakat Kudus. Mulai dari lintas agama, sosial, partai, dan golongan. “Kedepannya kami akan bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Kudus yang dimpimpin oleh Bupati dan Wakil Bupati Kudus, Tamzil-Hartopo periode 2018-2023,” kata dia.

Ia mengatakan, terkait mewujudkan penuh terwujudnya Kudus yang religius, modern dan ikut mengawal Persiku Kudus kembali jaya di sepak bola Indonesia. Ia berjanji selalu akan mengawal pemkab Kudus kedepan. Selain itu, ia juga meminta doa Kabupaten Kudus selalu bersatu tidak terpecah belah. Terutama dalam hal ini Persiku Kudus.

TRENDING :  Pelatih Ingin Macan Muria Tampil Lebih Buas

Ia mengajak seluruh suporter macan muria untuk bersatu. Jangan sampai ada kekisurahan antar suporter. “Kami menatap fondasi kedepan, kami memberkan motivasi setinggi-tingginya Persiku Kudus lolos di liga satu Indonesia,”lanjutnya.

Bupati Kudus M. Tamzil dalam sambutannya mengatakan mengapresiasi acara sinau bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng. Terutama dalam hal membangkitkan Persiku Kudus kedepan. Menurut ia, sepakbola di Kudus harus dijadikan entertaiment. Sebab, mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, hingga pak kyai senang sepakbola. Oleh karena itu, dengan tagline bapak Persiku kembali, ia mengaku punya kewajiban untuk mengangangkat Persiku Kudus.

“Besok malam rencana saya rapat dengan pemerhati Persiku Kudus, untuk membicarakan pelatihnya siapa, kemudian manajemennya siapa. Biar pelatih ini bisa ambil pemain. Harapan saya liga ini tidak hanya jawa tengah tetapi tingkat nasional,”ungkapnya.

TRENDING :  Persib Tumbang Dua Gol Tanpa Balas Di Stadion Wergu Wetan Kudus

Lanjutnya, ia mengatakan dengan acara ngaji bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng ini dapat membawa masyarakat Kudus tetap bisa mengingat filosofi gusgijang. Sebab filosofi ini sangat kental dengan Kota Kudus.

“Pribadi yang tidak lelah mengaji dan jiwa berdagang ini merupakan modal utama untuk membangun Kudus yang religius dan modern,” tandasnya. Sementara itu, pada acara sina bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng ini terlihat ribuan masyarakat Kudus yang memenuhi Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Mulai dari masyarakat, para santri, hingga suporter macan muria turut hadir dalam acara yang baru pertama kali digelar di Kudus ini. Mereka tampak antusias menyimak apa yang disampaikan oleh Cak Nun pada malam itu.

TRENDING :  Bawa Pulang Poin Penuh Dari Magelang, Persiku Amankan Tiket Enam Besar

Sebagai pembicara utama, Cak Nun mengajak semua pemimpin harus mengutamakan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Jangan hanya mempertimbangkan yang dirasa baik dan benar saja. “Dalam mencari ilmu itu butuh kebijaksanaan. Begitu pula sebaliknya kebijaksanaan juga harus didasari dengan ilmu,” kata Cak Nun.

Ia mencontohka soto ya soto, gado-gado ya gado, jenang ya jenang itu rasanya sama sedapnya. Oleh karenanya, pemimpin itu harus mempersatukan kebijakan. Keputusan adalah keputusan yang bijaksana. “Jangan sampai mengandalkan baiknya sendiri, akan tetapi baiknya secara keseluruhan,”tandasnya.

Pada kesempatan malam tersebut dialog segitiga dan Komunikasi antara Cak Nun dan Para Ulama yang hadir bersamanya, Bupati Tamzil dan Para Suporter berjalan dengan gayeng. “Saya harapkan pada hari Jumat besuk ketika saya sudah hadir di Kudus lagi, telah terbentuk manifesto Macan Muria,” ungkap cak Nun. (NNC/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :