Siswa-Siswi KB/TK At-Tazkya Buktikan Berani Kotor Itu Menyenangkan

Siswa-Siswi KB/TK At-Tazkya Buktikan Berani Kotor Itu Menyenangkan

Kudus, ISKNEWS.COM – Siapa bilang kotor itu jorok? Belum tentu. Hal itu dibuktikan siswa siswi KB/TK At-Tazkya pagi tadi, Kamis (26/01/2017). Anak-anak yang masih imut itu mendatangi persawahan di Pasuruhan Lor untuk praktek secara langsung memetik tomat dan cabe. Saking antusiasnya bahkan ada beberapa siswa yang sampai mandi lumpur lho…

(ISKNEWS.COM)

Itulah gambaran keceriaan siswa siswi KB/TK At-Tazkya saat belajar menjadi petani. Sekaligus menepis anggapan kotor itu jorok, karena sebenarnya berani kotor itu baik asalkan dilakukan dengan cara yang baik pula.

Salah satu guru KB/TK At-Tazkya Febriyanti mengatakan, kegiatan ini mengambil tema tanaman anak-anak. Dengan maksud melatih anak menjadi berani. Selain itu memberikan pengetahuan cara bercocok tanam khususnya tomat dan cabe.

BACA JUGA :  STIKES Muhammadiyah Kudus Gelar Seminar Nasional Kesehatan

“Mereka sangat senang bermain dan memetik tomat, walau harus melewati jalan setapak yang lumayan sempit dan licin serta penuh kubangan air,” ujar Febri kepada isknews.com.

Meskipun, lanjut Febri, harus melewati berbagai rintangan para siswa tetap menjalaninya dengan enjoy penuh keceriaan. Menurutnya, adanya kubangan lumpur justru menjadi arena bermain para siswa siswi.

“Anak-anak tambah ceria ketika ada kubangan lumpur itu. Bisa menikmati keindahan alam dan ladang ciptaan Tuhan,” tutur guru dengan paras ayu itu.

Dia menambahkan, dengan praktek langsung mereka (siswa) mampu belajar tentang kemandirian dan belajar dari alam. Sehingha tidak hanya terpaku belajar di ruangan saja, yang apabila begitu terus akan menjadi monoton dan berpotensi membuat siswa cepat jenuh.

BACA JUGA :  Stikes Cendekia Utama Kudus Gelar Seminar Kesehatan Manajement Luka Terkini, di Tinjau dari 3 Aspek

“Pengalaman praktek memetik tomat langsung menjadi pengalaman mereka yang sangat menyenangkan agar nantinya dapat belajar dari alam. Sekaligus menjadikan pribadi yang menghargai ciptaan Tuhan,” Pungkasnya. (MK)

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post