Sopir Tronton Tewas di Jalan P Sudirman Juwana

oleh
Sopir Tronton Tewas di Jalan P Sudirman Juwana
Foto: Personel kepolisian sektor Juwana melangsungkan olah TKP di lokasi. (Istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Seorang pengemudi Truk Tronton nomor polisi (Nopol) B 9362 XQ ditemukan tak bernyawa di Jalan P Sudirman turut Desa Karangrejo, Kecamatan Juwana, Pati, Minggu (08-07-2018) petang.

“Korban merupakan sopir Expedisi PT Parani yang bernama Budi Prasetyo (47) warga Desa Sidorejo RT 06/RW 02, Dukuh Burikan, Kecamatan Kajoran, Magelang. Korban meninggal dunia di depan Ruko Chongyok saat menuju RS Budi Agung Juwana,” papar Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati melalui Kapolsek Juwana, AKP Didi Dewantoro.

TRENDING :  Selain Potensi Wisata, Gunung Butak Akan Dijadikan Lokasi Olahraga Paralayang

Diduga korban meninggal akibat serangan jantung, hal tersebut diperkuat dengan penuturan dokter RS Budi Agung Juwana, dr Satiti yang menangani kondisi korban saat sampai di rumah sakit tersebut.

“Menurut dr Satiti, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia pada saat sampai di RS Budi Agung, dan tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung,” katanya.

TRENDING :  Organda Pati Tolak Rencana Revisi UU No 22 tahun 2009 Tentang Lalulintas Angkutan Jalan
Sopir Tronton Tewas di Jalan P Sudirman Juwana
Foto: Personel kepolisian sektor Juwana melangsungkan olah TKP di lokasi. (Istimewa)

Sementara itu rekan korban, Sukari (50) warga Desa Pekuncen RT 01/RW 03, Kecamatan Pegangan, Kendal, mengatakan, awalnya kendaraan yang memuat bawang merah seberat 7,5 ton itu menuju Juwana dikarenakan korban mengeluh sakit.

“Karena mengeluh sakit, dia duduk disebalah saya dan saya yang mengendarai truk. Selanjutnya saya menghubungi pemilik bawang sesampainya di perbatasan Pati,” terangnya.

TRENDING :  Jalan Wisata Pantai Bondo Akan Dilebarkan

Imbuh Sukari, pada jam 16.00 WIB, pemilik muatan menunggu di Jalan P Sudirman untuk mengantarkan korban ke rumah sakit. Mengingat, sepanjang perjalanan korban muntah dan mengeluh sakit.

Sayangnya, sesampainya di rumah sakit pada pukul 16.30 WIB nyawa korban tidak dapat tertolong. Pasalnya, ketika sampai di rumah sakit tersebut korban sudah tidak bernapas. (AM/WH)

KOMENTAR SEDULUR ISK :