Sosialisasi Program Kartu Tani, Sang Pengendali Distribusi Pupuk Bersubsidi

Sosialisasi Program Kartu Tani, Sang Pengendali Distribusi Pupuk Bersubsidi

Kudus, isknews.com – Kartu tani merupakan langkah untuk mengoptimalkan distribusi pupuk bersubsidi secara tepat jenis,  tepat jumlah, tepat harga, tepat mutu dan tepat waktu serta tepat tempat. Kartu yang merupakan gagasan dari Gubernur Jateng atas usul saran dari Bupati Kudus ini akan launching pada bulan Mei 2017 dan di peruntukkan bagi petani dalam memperoleh pupuk dan benih.

Hal tersebut disampaikan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus yang di wakili oleh Abdul Rofiq Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Jekulo dalam acara  sosialisasi Kartu Tani kepada seluruh Kepala Desa dan Ketua Gakpoktan se-Kecamatan Jekulo di Aula Kantor Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Jekulo, Rabu (19/4/17).

Dalam kesempatan tersebut dirinya menjelaskan bahwa hari ini di  wilayah Kabupaten Kudus serentak dilaksanakan sosialisasi tentang Kartu Tani, pembagian kartu tani harus merata di seluruh wilayah Kabupaten Kudus, dan pihaknya mematok waktu tahun ini distribusi kartu tani harus dimiliki seluruh petani di Kudus.

TRENDING :  DPR RI Sebut Kartu Tani Hanya Untungkan Korporasi

Kartu Tani direncanakan untuk pengendalian cara mendapatkan pupuk bersubsidi agar tepat sasaran. Kartu Tani juga untuk mengatur dan membatasi dalam mendapatkan pupuk bersubsidi. “Terselenggaranya pendistribusian, pengendalian dan pengawasan pupuk bersubsidi kepada para petani,” tuturnya.

Pupuk bersubsidi hanya diperuntukkan bagi para petani dengan luas garapan maksimal 2 hektar. Pengambilan pupuk bersubsidi hanya diperbolehkan sesuai kebutuhan pada saat musim tanam dan para pemegang Kartu Tani diwajibkan memiliki rekening simpedes BRI sebagai Bank yang mengendors program pro rakyat ini.

“manfaat dari kartu tani tidak hanya untuk pendistribusian pupuk bersubsidi dan keterjaminan ketersedian pupuk untuk petani. Lebih dari itu, dapat membantu pengalokasian bantuan sarana produksi padi (saprodi) dan sarana produksi pertanian (saproktan) agar lebih tepat sasaran kepada petani yang masih masuk kategori miskin,” kata Rofiq.

TRENDING :  Kartu Tani Diharapkan Mampu Permudah Transaksi Pupuk Untuk Petani

Selain itu, adanya kartu tani dapat menstabilkan harga komoditi pertanian pada saat mengalami lonjakan harga di pasar. Sebab, kartu tani juga terhubung ke dalam sistem informasi pertanian Indonesia (Sinpi), yang tidak hanya memuat kebutuhan pupuk petani tetapi juga luas lahan hingga jenis komoditas yang ditanam.

Dalam Sambutannya Camat Jekulo yang diwakili oleh Sekcam, Sancaka Dwi Supani, menyampaikan, “Semoga dengan adanya program Kartu Tani akan membawa kemakmuran bagi petani, kita semua harus dukung program pemerintah dalam rangka ketahanan pangan,” ujarnya. (YM)

 

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post

Post Comment

*