Sosialisasi Rokok Ilegal Sasar Pedagang Rokok Dan Pemuda Karang Taruna

oleh

Kudus, isknews.com – Sosialisasi ketentuan bidang cukai kembali di gelar, kali ini sosialisasi di laksanakan di desa Kirig Kecamatan Mejobo Kudus, yang di hadiri oleh antara lain tokoh masyarakat, berbagai organisasi masyarakat, perangkat desa, pedagang rokok, pengusaha rokok, karang taruna dan ibu-ibu PKK.

Sosialisasi yang di gelar oleh Bagian Hukum Kudus ini menghadirkan Narasumber dari, Polres Kudus, Kejaksaan Negeri Kudus, Pengadilan Negeri Kudus dan KPPBC Tipe Madya Cukai Kudus,

Sosialisasi Cukai yang di gelar Bagian Hukum Setda Kabupaten Kudus bekerjasama dengan Polres, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri dan Bea Cukai Kudus (Foto: YM)

Hermawan Kasubag perundang-undangan Bagian Hukum menyampaikan, saat ini banyak beredar rokok di masyarakat yang Ilegal tanpa label cukai. Bila cukai itu dilaksanakan dengan tertib, itu dampaknya untuk pendapatan Daerah guna kesejahteraan masyarakat diantaranya pembangunan rumah sakit dan lain lain.

TRENDING :  Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Kebutuhan Dapur Meroket

“Pengusaha rokok tanpa cukai bisa kena pidana hukum 1 tahun sampai 5 tahun penjara  pasal 54 UU No 39 Th 2007 SETIAP ORANG YANG menawarkan, menyerahkan, menjual, atau menyediakan untuk dijual dan BKC yang tidak dikemas untuk penjualan eceran atau tidak dilekati PC hukumannya yaitu Pidana Penjara 1 Tahun s/d  5 Tahun dan/atau  Denda 2X s/d 10X  Nilai Cukai,” terang Hermawan, Rabu,(13/03/2019).

TRENDING :  Inflasi Di Kudus Tertinggi Ke Dua Di Jawa Tengah

Di lanjutkannya, Pita Cukai palsu/bekas adalah Pelanggaran pasal 55 huruf a, b, C UU No 39 Th 2007.

“Membuat, meniru atau memalsu Pita Cukai. membeli, menyimpan, mempergunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan atau menyediakan untuk dijual Pita Cukai Palsu, mempergunakan, menjual, menawarkan, menyerahkan atau menyediakan untuk dijual Pita Cukai yang sudah dipakai atau bekas, dengan pidana penjara 1 Tahun s.d. 8  tahun Dan pidana denda 10X s.d. 20x nilai cukai,” terangnya.

Hermawan juga menghimbau pada masyarakat untuk turut serta berperan aktif dalam pencegahan peredaran rokok ilegal, dengan cara melaporkan pada Bea Cukai Kudus.

TRENDING :  40 Ribu Lebih BPNT Kudus Telah Disalurkan

“Apabila menemukan atau mendapatkan informasi tentang rokok ilegal. Saluran pengaduan banyak tersedia, bisa datang langsung, melalui telepon, WhatsApp, atau melalui media sosial  Bagian Hukum Kudus atau Bea Cukai Kudus. “tuturnya”

Sosialisasi ini merupakan sinergi Bagian Hukum Setda dengan instansi terkait seperti Bea cukai Kudus, Kepolisian, Kejaksaan, dan Pengadilan dalam melakukan tindakan preventif untuk memerangi peredaran rokok ilegal.

Melalui sosialisasi ini harapan kami adalah dapat mengedukasi masyarakat awam bahwasanya rokok ilegal sangat merugikan Negara.

“ Selain tidak membayar pungutan negara berupa cukai, PpnHT, dan pajak rokok, kadar nikotin pada rokok ilegal juga tidak teruji. Hal ini menyebabkan bahaya kesehatan yang lebih buruk,” pungkasnya.  (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :