Stroke Menahun Kakek Renta Pilih Bunuh Diri

oleh
Foto: Tim medis RSUD RAA Soewondo Pati dan pihak kepolisian memeriksa jenazah korban di rumah sakit tersebut. (istimewa)

Pati, ISKNEWS.COM – Menderita stroke menahun, kakek Rasio (75) warga Dukuh Jelak Lor RT 03/RW 03, Desa Tambaharjo, Kecamatan Pati Kota, memilih mengakhiri hidupnya di pintu dapur dengan cara menggantung, pada Senin (26-03-2018) malam.

“Korban ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri sekitar pukul 23.00 WIB,” jelas Kapolres Pati, AKBP Uri Nurtanti Istiwidayati, melalui Kapolsek Pati Kota, Iptu Pujiati.

TRENDING :  Depresi, Kakek Ini Nekad Terjun Ke Sumur Coba Bunuh Diri

Berdasarkan keterangan keluarga korban, lanjut Kapolsek, bahwa korban menjadi pemarah semenjak setahun terakhir akibat depresi penyakit stroke.

“Ketika korban marah kepada anggota keluarga, korban sering menganiaya diri sendiri dengan cara memukul dadanya dan mengancam akan bunuh diri,” ungkapnya.

Foto: Tim medis RSUD RAA Soewondo Pati dan pihak kepolisian memeriksa jenazah korban di rumah sakit tersebut. (istimewa)

Kali pertama, almarhum ditemukan Sunarti (38) yang merupakan anaknya. Saat itu pada pukul 23.00 WIB, Sunarti terjaga dari tidurnya dan bermaksud ke belakang untuk buang air kecil.

TRENDING :  Kronologi Penemuan Korban Bunuh Diri Di Kandangmas

“Ketika melintas pintu dapur, dia kaget karena melihat ayahnya sudah tergantung di tengah pintu dapur dengan tali tampar,” beber Iptu Pujiati.

Adapun barang bukti yang diamankan petugas kepolisian di Tempat Kejadian Perkara (TKP), yakni tali tampar ukuran 270 sentimeter, pisau dapur yang digunakan untuk memotong tali tampar, kursi plastik warna coklat yang digunakan korban untuk memanjat pintu.

TRENDING :  Ini Alasan Pasar Rogowangsan Sepi Pembeli

Sementara itu, dr Diane, dari RSUD RAA Soewondo Pati menegaskan, kematian korban murni karena gantung diri, mengingat banyak ditemukan ciri orang bunuh diri. Selain itu, tidak ditemukan bekas penganiayaan pada jasad korban. (AM/RM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :