Sudah 5 Tahun Mangkrak, Apa Kabar Incinerator Milik Pemkab ?

by
isknews

KUDUS, – isknews.com – Incinerator atau Insinerasi atau mesin pembakaran sampah adalah teknologi pengolahan sampah yang melibatkan pembakaran bahan organik. Insinerasi dan pengolahan sampah bertemperatur tinggi sebagai pengolahan termal atas material sampah hingga mengubah sampah menjadi abu, gas sisa hasil pembakaran, partikulat, dan panas. Gas yang dihasilkan harus dibersihkan dari polutan sebelum dilepas ke atmosfer bahkan panas yang dihasilkan bisa dimanfaatkan sebagai energi pembangkit listrik.

TRENDING :  PENYERAPAN GABAH PETANI OLEH TIM SERGAP DI WILAYAH KEC UNDAAN

Tujuan di bangunnya instalasi Insinerator ini diharapkan dapat mengurangi volume sampah hingga 95-96%, tergantung komposisi dan derajat recovery sampah. Ini berarti insinerasi tidak sepenuhnya mengganti penggunaan lahan sebagai area pembuangan akhir, tetapi insinerasi mengurangi volume sampah yang dibuang dalam jumlah yang signifikan. Insinerasi memiliki banyak manfaat untuk mengolah berbagai jenis sampah seperti sampah medis dan beberapa jenis sampah berbahaya di mana patogen dan racun kimia bisa hancur dengan temperatur tinggi.

Bangunan gedung yang terletak di Desa Loram Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus itu, masih berdiri kokoh, di balik pagar keliling yang pintu gerbangnya terkunci dengan gembok. Dari luar pagar yang terbuat dari separo tembok separo besi, suasana di dalam gedung tampak tidak ada aktifitas sana sekali, dan memang begitulah keadaannya. Sudah sekitar 5 tahun gedung milik Dinas Cipta Karya Tata Ruang (Cipkataru) Kabupaten Kudus ini mangkrak , setelah mesin pembakar sampah, atau incinerator yang ada di dalam ruang khusus, tidak dioperasikan, bahkan mesin pembakar sampah partikel padat itu pun sudah tidak ada di tempatnya lagi.

TRENDING :  Pasar Kliwon Kudus Yang Melegenda

KOMENTAR SEDULUR ISK :