Sudah Bisa Dilewati Jembatan Singocandi Kudus

Sudah Bisa Dilewati Jembatan Singocandi Kudus

Kudus, isknews.com – Jembatan Singocandi, di Desa Singocandi, Kabupaten Kudus, sudah bisa dilewati. Jembatan yang merupakan bangunan baru itu, menggantikan jembatan lama yang dibongkar total. Pasalnya jembatan lama yang semula adalah bekas jembatan kereta api pengangkut tebu itu, selain sudah berusia ratusan tahun, juga ukuran lebarnya hanya tiga meter, sehingga kendaraan roda dua yang bisa lewat, sedangkan kendaraan roda empat harus bergantian. Mengingat sangat vitalnya fungsi jembatan yang membentang di atas Sungai Kaligelis itu, perlu diganti dengan jembatan baru yang lebih lebar.

Pantuan isknews.com di lokasi, Senin (19/12), pengerjaan Jembatan Singocandi itu bisa dikatakan sudah selesai 100 persen. Baik itu bangunan utama lantai dasar jembatan yang dicor, pagar di kedua sisi yang terbuat dari besi baja, maupun akses jalan beraspal di dua ujung jembatan. Arus lalu lintas pun sudah lancer, tampak sejumlah warga pengguna kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, lalu lalang melewati jembatan yang mempunyai ukuran panjang 40 meter dan 6,5 meter itu. Dengan lebar yang ditingkatkan itu, kini kendaraan roda empat kini bisa lewat bersimpangan.

TRENDING :  Pembuatan Betonisasi Jalan Guna Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) selaku pengadaan proyek embangunan Jembatan Singocandi itu, adalah Dinas Bina Marga Pengairan Energi Sumber Daya Mineral (BPESDM) Kabupaten Kudus. Kegiatannya berupa rehabilitasi pemeliharaan jalan/jembatan, jenis pekerjaan penggantian jembatan Desa Singocandi, Kabupaten Kudus. Besarnya anggaran yang dialokasikan Rp 6.869.225.000, sumber dana Bantuan Keuangan Gubernur (Bangub) Provinsi Jawa Tengah, Tahun Anggaran(TA) 2016. Waktu pengerjaan 165 hari kalender, terhitung sejak 28 Juni 2016.
Seperti diberitakan di isknews.com, jembatan di Desa Singocandi, yang menghubungkan dengan Desa Panjang, akan dibongkar total dan dibangunkan jembatan baru dengan anggaran sebesar Rp 7 miliar. Jembatan yang memiliki ukuran panjang 40 meter itu, akan ditingkatkan lebarnya menjadi 7 meter, dari lebar semula yang hanya 3 meter.

TRENDING :  Wakil Ketua DPRD Ilwani : Yang Jadi Patokan Dalam Pembangunan Fisik Adalah Penyusunan DED

Pembangunan Jembatan Singocandi itu, termasuk dalam proyek pembangunan/rehab sebanyak tujuh jembatan yang pengadaannya oleh Dinas BPESDM Kabupaten Kudus, dengan anggaran seluruhnya sebesar Rp 25,85 miliar yang akan dilaksanalan pada Tahun Anggaran (TA) 2016 ini. Anggaran untuk proyek jembatan itu, tidak seluruhnya ditanggung oleh Pemerintahn Kabupaten (Pemkab), melainkan juga dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat. Proyek yang didanai anggaran bersumber dari pemerintah pusat adalah Jembatan Singocandi.

TRENDING :  Revitalisasi Pasar Rogowongso Rampung Desember

Sementara anggaran bersumber dari Provinsi Jawa Tengah (APBD-I), digunakan untuk membangun Jembatan Sungai Kemudi dan Sungai Sat di ruas Jalan Lingkar Mijen – Klumpit, dengan anggaran masing-masing sebesar Rp 7,5 miliar. Sedangkan untuk proyek jembatan yang didanai dari Pemkab (APBD-II), antara lain, Jembatan Larikrejo dengan anggaran sebesar Rp 3 miliar, di Kecamatan Undaan dengan anggaran sebesar Rp 1 miliar,Jembatan Getasrabi (Kaliwungu) dan Jembatan Ganesa, di Desa Purwosari, Kecamatan Kota, dengan anggaran sebesar Rp 850 juta. (DM).

KOMENTAR SEDULUR ISK :

Share This Post