Sudah Punya Akte Kelahiran ? Begini Syarat Pembuatannya

oleh

Kudus, isknews.com – Sudah tahu pentingnya dokumen akta kelahiran, kan? Akta kelahiran adalah akta catatan sipil hasil pencatatan terhadap peristiwa kelahiran seseorang. Sampai saat ini masih banyak anak Indonesia yang identitasnya tidak/belum tercatat dalam akta kelahiran, secara de jure keberadaannya dianggap tidak ada oleh negara.

Hal ini mengakibatkan anak yang lahir tersebut tidak tercatat namanya, silsilah dan kewarganegaraannya serta tidak terlindungi keberadaanya.

Tapi sudah tahu apa syarat-syarat untuk bisa membuatnya?

TRENDING :  Mendikbud RI: Joglo Pencu Rumah Adat Kudus Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kudus melalui Kepala Bidang (Kabid) Pencatatan Sipil Titit Sri Harjanti mengatakan, syarat untuk pembuatan akta kelahiran cukup gampang.

Cukup dengan surat pengantar desa, surat kelahiran dari desa, fotokopi kartu keluarga (KK) yang sudah dilegalisir Disdukcapil, dan fotokopi surat nikah yang sudah dilegalisir pihak Kantor Urusan Agama (KUA).

”Sekarang tidak perlu membawa surat dari dokter atau bidan yang menangani kelahiran, karena surat ini biasanya sudah dijadikan pihak desa sebagai dasar surat pengantar,” katanya.

TRENDING :  Tingkatkan Efektifitas Dan Produktifitas Birokrasi, Dishubkominfo Kudus Segera Aplikasikan Program SiMaya

Kemudahan membuat akta kelahiran ini, sesuai dengan Peraturan Presiden (PP) Nomor 25 Tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Catatan Sipil.

Dikatakan Titit, dalam pengurusan akta kelahiran tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis. Namun apabila terlambat dalam mengurusnya, maka akan dikenakan denda sanksi administrasi, yakni Rp 10 ribu. ”Denda itu berlaku sama. Mau telat seminggu dendanya ,segitu ataupun setahun juga tetap sama, yakni Rp 10 ribu,” jelasnya.

TRENDING :  Pasukan Merah Putih Narapidana Rutan Kelas IIB Kudus Dikukuhkan

Meski demikian, Titit mengimbau kepada setiap warga di Kabupaten Kudus untuk mengurus akta kelahiran, bagi anak-anak mereka yang baru dilahirkan. Ini ditunjang dengan program Bupati Kudus yakni ”Si Buah Hati Lahir, Pulang Bawa Akta Kelahiran”.

KOMENTAR SEDULUR ISK :