Sudahkah Anak Anda Miliki KIA? KTP Bagi Anak Dibawah 17 Tahun

oleh
Kartu Identitas Anak (KIA) kini harus dimiliki oleh anak-anak di rentang usia 0 hingga 17 tahun (foto: YM)

Kudus, isknews.com – Sudahkah putra – putri anda memiliki Kartu Identitas Anak (KIA)? Selain KTP el yang di berlakukan bagi warga Negara diatas usia 17 tahun, Progam administrasi kependudukan kini juga diberlakukan bagi anak dibawah usia 17 tahun berupa Kartu Identitas Anak (KIA).

“KIA itu sebenarnya itu hak dari penduduk yang notabene masih anak-anak. Jadi selain mendapatkan akta kelahir, KK (kartu keluarga) baru, anak yang lahir rencananya akan mendapatkan KIA juga,” ujar Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapi)l Kudus, Putut Winarno di kantornya, Jumat (25/01.2019).

Disampaikan oleh Putut, pemerintah menerbitkan KIA bertujuan meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga Negara.

TRENDING :  Terobosan Dinas Dukcapil Kudus, Buah Hati Lahir Langsung Bawa Akte Kelahiran

“Di Kudus, pelaksanaan KIA diprioritaskan untuk anak usia 5 th keatas, hal ini dikarenakan sarpras pencetakan untuk KIA masih menggunakan sarpras pencetakan KTP el, sedangkan sarpras KIA menunggu proses pengadaannya yang diperkirakan bulan Maret nanti sudah dapat mencetak mulai dari 0- 17 tahun kurang sehari,” katanya.

Selain di dinas Dukcapil, pencetakannya dapat dilaksanakan di Seluruh Kecamatan se Kabupaten Kudus.

“Artinya warga dapat mencetak tidak hanya dapat mencetak di kantor kecamatan di wilayah tinggal, tetapi dapat ke kecamatan lailn yang wilayahnya lebih dekat dengan tempat tinggalnya,” ujarnya.

Putut menambahkan, formatnya tidak akan jauh berbeda dengan e-KTP. Hanya, akan ada penambahan nama kepala keluarga. Terkait pembagiannya,  KIA akan dibagi dua golongan usia. Yakni 0-5 tahun dan 5-17 tahun.

TRENDING :  Bupati Dan Wakil Bupati Bakar Ribuan E-KTP Invalid Di Halaman Pendopo

“Kami mengacu pada itu dalam penerapannya. Untuk isi informasi dari KIA sendiri, akan tercantum nama anak, nomor akta, NIK, dan foto, hanya saja ada sedikit perbedaan di kelompok usia 5-17 tahun memakai foto diri. Sedangkan 0-5 tahun tidak menggunakan foto,” imbuhnya.

Disinggung soal penerapan, Putut mengakui jika Kabupaten Kudus agak terlambat dalam hal pengadaan KIA. Ia merinci, pihaknya baru merealisasikan di akhir tahun lalu.

”Kami permudah pengurusannya jadi untuk anak baru lahir langsung dapat akte kelahiran, KIA dan perubahan KK. Pengajuannya selain di kantor Disdukcapil juga bisa di masing-masing kecamatan,” paparnya.

TRENDING :  Tamzil Lantik 57 Pejabat Administrator Baru, "Saya Suka Yang Turun Ke Lapangan"

Sementara terkait dengan landasan hukum, ia menerangkan jika pembuatan KIA ini berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 2 Tahun 2016 tentang Kartu Indentitas Anak.

“Fungsinya adalah untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik,” tutur dia.

Ke depan, pihaknya berencana untuk bekerjasama dengan pihak swasta. Misalnya di taman bermain, tempat wisata, hingga rumah makan. Pemkab akan menawarkan program untuk pemberian diskon kepada anak yang memiliki KIA.

”Ini sudah diterapkan di kabupaten dan kota lain. Saya harap nantinya bisa terwujud dan masyarakat dan orangtua sadar dan terdorong untuk memiliki KIA bagi anak-anaknya. Hingga tanggal 24 Januari 2019, pengajuan KIA sebanyak 2493 sementara pengadaan balngko sudah ada sekitar 29 ribu sudah tersedia dan siap untuk cetak,” tandas Putut Winarno. (YM/YM)

KOMENTAR SEDULUR ISK :